Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Polisi dan Warga Cari Kepala Bayi yang Dibuang di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca ditemukannya orok bayi perempuann tanpa kepala dan tangan kemarin di lingkungan Dewasana Kelurahan Pendem, Jembrana, Bali, petugas gabungan polsek Kota Negara dan polres Jembrana dibantu masyarakat setempat melakukan penyisiran di seputar lokasi penemuan, untuk mencari bagian tubuh yang hilang.
Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku pembuangan bayi, jajaran reskrim Polres Jembrana bersama masyarakat melakukan penyisiran di seputaran lokasi penemuan orok bayi. Sesosok jasad bayi yang tinggal badan dan dua kaki tersebut, sebelumnya sempat diinfokan dimakan oleh anjing milik warga setempat.
Penyisiran yang dilakukan polisi dan warga hanya membuahkan hasil ditemukannya dua kantong plastik di pinggir sungai. Plastik ini diduga digunakan pelaku untuk membungkus dan membuang bayi perempuan malang tersebut.
"Untuk saat ini, kita masih melakukan penyidikan dan memintai keterangan dari warga untuk mengejar pelaku pembuangan bayi ini. Semoga cepat terungkap, siapa yang melakukan perbuatan ini," jelas Kompol Made Prihenjagat, Kapolsek Kota Negara, Kamis (29/1/2015).
Diberitakan sebelumnya, sesosok jasad bayi dibawa oleh seekor anjing milik Nyoman Windra, warga kelurahan Pendem, Jembrana. Kondisi jasad bayi saat ditemukan hanya tinggal bagian perut dan kedua kaki, sedangkan kepala dan tangannya diduga sudah dimakan anjing atau biawak.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 919 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 883 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 800 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 469 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun