Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Polisi Dipanggil Gegara Warga Kebisingan Musik Keras
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para tetangga di sebuah apartemen di Spanyol, merasa berisik hingga terganggu dengan alunan musik keras dari salah satu unit. Mereka pun memutuskan memanggil polisi karena kebisingan yang ditimbulkan salah satu unit di apartemen tersebut.
Setelah polisi datang rupanya hanya menemukan seekor kucing sendirian di dalam unit apartemen itu. Menggunakan cakarnya, sang kucing menyalakan stereo hingga menimbulkan suara keras yang membuat kebisingan.
Dilansir dari New York Post mengutip surat kabar setempat 20 Minutos, Jumat (30/7/2021), mengabarkan bahwa polisi pergi ke gedung apartemen di Lugo pada hari Minggu lalu.
Penduduk menelepon mengeluh bahwa seseorang sedang menyetel musik dan membuat mereka tetap terjaga. Mereka melihat kucing itu sedang sendirian di dalam unit apartemen tersebut saat pemiliknya sedang keluar kota.
“Kucingnya yang ditinggalkan di rumah memiliki kebiasaan menyalakan peralatan musik dengan cakar dan [menggerakkan] roda volume,” kata polisi kepada surat kabar itu.
Lelaki yang tidak disebutkan namanya, yang tinggal di kompleks Ronda das Fontiñas, kembali ke rumah untuk mengurus masalah kucingnya yang aneh, menurut media lokal El Progresso de Lugo.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun