Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Gagalkan Dua Percobaan Bundir di Jembatan Tukad Bangkung

Selasa, 6 Januari 2026, 19:03 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Gagalkan Dua Percobaan Bundir di Jembatan Tukad Bangkung.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Dua pria nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Berkat respons cepat anggota Polsek Petang, kedua pria tersebut berhasil diselamatkan.

Kapolsek Petang AKP Nyoman Arnaya menjelaskan, kejadian pertama dialami seorang pria berinisial IKM (19) pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Pihak kepolisian menerima informasi dari Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai terkait adanya orang yang diduga akan melakukan bunuh diri di Jembatan Tukad Bangkung.

"Kami terima laporan ada orang yang akan bunuh diri diduga masalah percintaan," beber AKP Arnaya didampingi PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti SH, Selasa (6/1/2026).

Petugas Polsek Petang langsung menuju lokasi dan mengamankan seorang pria yang mengendarai sepeda motor Vespa warna putih tanpa plat nomor kendaraan. Pria tersebut diketahui berinisial I Ketut ML (19) asal Karangasem.

Setelah dimintai keterangan, I Ketut ML mengaku mengalami stres usai melihat pacarnya melalui video call sedang bersama pria lain. Kondisi tersebut memicu emosinya hingga berniat mengakhiri hidup.

"Pria tersebut kami amankan di mapolsek Petang dan selanjutnya sekitar pukul 00.10 dini hari dijemput oleh pihak keluarga," ujarnya.

Percobaan bunuh diri kedua terjadi tak lama berselang. Seorang pria berinisial I Gede JS (32) yang tinggal di Jalan Buana Raya, Denpasar Barat, datang ke lokasi Jembatan Tukad Bangkung mengendarai sepeda motor Yamaha NMax warna silver dengan nomor polisi DK 4615 AEA.

Ia terlihat duduk termenung di sebuah minimarket di sebelah timur jembatan. Petugas Polsek Petang yang menerima laporan segera mengamankannya dan membawanya ke mapolsek.

"Awalnya kami terima informasi dari Call Center 110 Polres Badung ada orang yang akan bunuh diri di jembatan Tukad Bangkung dipicu masalah keluarga, segera ditindaklanjuti oleh personel Polsek Petang," terang AKP Arnaya.

Dari hasil pemeriksaan, I Gede JS mengakui tengah mengalami konflik keluarga yang membuatnya depresi hingga muncul niat untuk bunuh diri.

"Ia mengaku ada permasalahan dengan orang tuanya sehingga memicu emosional dan niat untuk melakukan tindakan tersebut," imbuh Kapolsek Arnaya.

Polisi kemudian menghubungi orang tua I Gede JS melalui video call. Setelah diberikan pemahaman, yang bersangkutan bersedia pulang ke rumah dengan pengawalan aparat kepolisian.

AKP Arnaya menambahkan, meskipun Jembatan Tukad Bangkung telah dilengkapi pagar traling dan CCTV, lokasi tersebut masih tergolong rawan karena ketinggian ekstrem, akses publik yang terbuka, serta citra jembatan sebagai lokasi rawan bunuh diri.

"Kami akan terus melakukan pemantauan baik dengan melaksanakan peningkatan patroli malam, respons cepat, dan pemantauan aktif CCTV," pungkasnya.

Catatan redaksi: 

Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian. 

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami