Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Polisi Jelaskan Soal Video Warga Meninggal Lalu Hidup Lagi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polres Bogor turut menyelidiki video viral warga Rancabungur, Bogor, Urip, yang disebut mengalami mati suri. Kapolres Bogor AKBP Iman Imanudin mengatakan dari hasil penyelidikan, polisi belum menemukan bahwa Urip sempat meninggal lalu hidup lagi.
"Sampai saat ini kami tidak menemukan fakta itu (mati suri)," kata Iman kepada wartawan, Selasa (15/11).
Iman menerangkan polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui runutan peristiwa tersebut. Menurutnya, Urip yang merupakan tokoh Konghucu itu memang masih hidup saat peti dibuka.
"Harus kami luruskan bahwa yang bersangkutan pada saat dilakukan pemeriksaan awal dan dibuka petinya, itu tidak dalam keadaan meninggal, tapi masih dalam keadaan hidup," tutur Iman.
"Jadi nadinya masih normal, kemudian napasnya juga masih ada, lalu diambil tindakan medis di Puskesmas untuk pertolongan pertama. Selanjutnya digeser ke RSUD Kota Bogor juga masih dalam keadaan normal, saat ini masih dalam perawatan di RSUD Kota Bogor," lanjutnya.
Lebih lanjut, Iman menyampaikan polisi saat ini juga tengah meminta keterangan dari dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan Urip. Polisi pun memeriksa dokter yang sempat memeriksa Urip.
"Masih kami lakukan pemeriksaan terhadap dokter yang memeriksanya, kalau yang jelas faktanya, pada saat dilakukan pemeriksaan awal, peti dibuka itu masih hidup," katanya.
Sementara itu, Saputra selaku kakak Urip menyebut bahwa adiknya sudah dinyatakan meninggal dan dimasukkan dalam peti mati pada Jumat.
Kata Saputra, jasad adiknya tiba di rumah di Rancabungur, Kabupaten Bogor, pada Jumat (11/11). Ia dan keluarga mengetahui Urip masih hidup ketika membuka peti mati untuk memeriksa jasad. Dia mengaku belum bisa menjelaskan detail apa yang sebenarnya terjadi.
"Iya, betul (sempat dinyatakan meninggal), betul sudah dalam peti. Iya (kemudian hidup kembali)," kata Saputra, di Bogor, Senin (14/11).
Disampaikan Saputra, Urip sempat dibawa ke klinik untuk mendapat pemeriksaan medis. Urip kemudian dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara Direktur Utama RSUD Kota Bogor lham Chaidir menyebut saat datang ke RS pasien itu dalam keadaan hidup, tetapi dengan kesadaran menurun.
"Bukan (tidak datang menggunakan peti mati). Jadi dia (pasien, red.) ke RSUD itu dalam keadaan penurunan kesadaran. Datang pun sudah sadar. Salah besar (pasien dinyatakan meninggal di RSUD kembali hidup)," kata Ilham Chaidir.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4557 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1624 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun