Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Tangkap Satu Tersangka

Semarapura

Selasa, 2 September 2008, 15:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Polres Klungkung menangkap salah satu tersangka pengeroyokan di Kampung Lebah, yang memicu perang antar Banjar Gingsir Desa Akah dengan Kampung Lebah, hari Minggu kemarin.



Tersangka yang ditangkap ini bernama Asyahari. Ia sudah mendekam di jeruji besi mulai Selasa (2/9) pukul 10.00 wita.

Penetapan Asyahari sebagai tersangka ini diperkuat dengan laporan para saksi korban Sang Nyoman Sastrawan dan Suantika yang sama-sama berasal dari Banjar Gingsir Desa Akah.

Kabag Bina Mitra Polres Klungkung, Nyoman Kuat, Asyahari ditahan dengan tuduhan melakukan penganiayaan dan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Menurut Nyoman Kuat, perang kampung ini dipicu masalah sepele. Sang Nyoman Sastrawan (19) dari Banjar Akah, hari Minggu (30/8) sekitar pukul 19.00 wita datang ke pasar senggol Klungkung untuk berbelanja.

Pada saat berada di penjual VCD, Sang Nyoman sempat menawar. Pada saat menawar sandal korban terputus dan tersangkut pada besi yang ada pada penjual VCD.



Pedagang VCD kemudian meledek Sang Nyoman dengan berkata “To (itu) duit buat beli sandal saja.”.

Tak hanya sampai di sana, penjual VCD sempat berkata kepada sang Nyoman agar menjual celananya untuk membeli sandal jepit.



Hinaan ini membuat Sang Nyoman tersinggung dan menantang penjual VCD untuk duel. Bentrok kemudian terjadi di jalan Diponogoro dimana korban Sang Nyoman dikeroyok beberapa pemuda Kampung Lebah.

Akibat pengeroyokan ini, Sang Nyoman mengalami luka pada bagian wajah. Dengan luka babak belur, Sang Nyoman kemudian menghubungi temannya untuk membantu.

Puluhan temannya dari Banjar Akah kemudian menyerbu ke Kampung Lebah. Penyerangan pertama gagal karena dihalangi oleh aparat kepolisisan dan warga kampung Lebah yang telah siap.

Kalah jumlah, beberapa pemuda kemudian pulang dan memanggil seluruh warga banjar Akah untuk menyerang Kampung Lebah. (igs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami