Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Potong Rumput, Petani di Tabanan Tewas Kena Serangan Jantung
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang petani di Banjar Dinas Sebung Gede, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan pada Kamis, (15/9) meninggal saat sedang memotong rumput. Korban adalah I Gede Made Arga, 64 tahun diketahui memiliki riwayat hipertensi.
Informasi yang berhasil dihimpun, pada Kamis, (15/9) sekitar Pukul 07.00 WITA korban berangkat dari rumah menuju ke rumah warga atas nama I Made Nuarsa untuk mengambil mesin pemotong rumput.
Setelah itu korban langsung berangkat menuju ke ladang Made Nuarsa di Subak Caguh Banjar Dinas Sebung Gede, Desa Sembung Gede, Kerambitan. Korban sempat menunggu pemilik ladang untuk bekerja bersama.
Sekitar Pukul 08.00 WITA pemilik ladang datang. Lalu bersama korban bersama memotong rumput. Sekitar Pukul 08.30 WITA pemilik lahan melihat korban beristirahat dengan posisi duduk.
Lima belas menit kemudian, pemilik ladang melihat korban sudah tidur dalam keadaan terlentang dengan kepala berada di posisi sebelah utara dan kaki berada di posisi sebelah selatan. Setelah dilihat lebih dekat, korban ternyata sudah tidak bernafas.
“Keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki hipertensi dan telah mengkonsumsi obat,” kata Kapolsek Kerambitan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti Kamis, (15/9).
Selain itu, pemeriksaan dokter dari Puskesmas I Kerambitan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban diperkirakan mengalami serangan jantung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3401 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 2791 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1908 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan