Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Proyek Hotel di Ubud Bikin Bising dan Gundul, Dikeluhkan Warga dan Turis Asing
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pembangunan proyek hotel di wilayah Desa Adat Pengosekan, Kecamatan Ubud mendapat keluhan dari masyarakat setempat. Warga mengeluh suara bising tengah malam. Jalanan juga penuh lumpur akibat keluar masuk kendaraan besar di proyek itu.
Akibatnya, warga terganggu. Bahkan, turis asing yang menginap di sekitaran Pengosekan kena imbas. Turis ada yang sampai cek out dari penginapan mencari ketenangan di tempat lain.
Terhadap keluhan tersebut, dibenarkan oleh Bendesa Adat Pengosekan, I Nyoman Sumantra didampingi Sekretaris desa. “Memang benar proyek ada di Pengosekan, namun pemilik tanah dari desa lain,” ujarnya, Senin (19/6).
Keluhan berawal dari warga melihat ada perabasan pohon-pohon di lokasi hotel. Tadinya rimbun dan hijau, mendadak gundul dirabas demi proyek. “Setelah bersih, lahan tegalan ini kemudian datang alat berat. Ironisnya alat berat bekerja hingga tengah malam,” keluhnya.
Suara bising alat berat menganggu warga sekitar dan banyak juga wisatawan yang menginap di vila sekitar komplin dan cek out. Warga sekitar yang terganggu kemudian melapor kepada pihak prajuru Desa Adat Pengosekan.
Baca juga:
Kapolri Masih Selidiki Proyek Hotel
Dikatakannya, dari hasil rapat, pemilik tanah mengaku tanah tersebut baru tahap diratakan dan sedang penataan. Rencana tanah tersebut, akan dikontrakkan atau disewakan kepada orang lain.
Terkait gangguan alat berat yang bekerja hingga tengah malam, warga sudah melapor, baik lisan dan tertulis kepada pihak desa adat dan perbekel. Kini surat tersebut sudah disampaikan kepada pihak terkait.
“Masyarakat minta dalam rapat nanti investor mau datang dalam rapat desa adat untuk menjelaskan proyek tersebut,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli