Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Puing Helikopter Yang Angkut Presiden Iran Ebrahim Raisi Ditemukan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah media lokal Iran melaporkan tim SAR yang dipimpin Palang Merah telah menemukan puing helikopter jatuh yang mengangkut Presiden Ebrahim Raisi.
"Tim pencarian dan penyelamatan Bulan Sabit Merah telah mencapai lokasi jatuhnya helikopter yang membawa presiden," kata Bulan Sabit Merah Iran dalam sebuah pernyataan.
Meski begitu, belum ada kabar soal kondisi sembilan penumpang yang berada di helikopter Belle 212 buatan Amerika Serikat itu, termasuk Raisi dan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian.
Namun, sejumlah media Iran, termasuk kantor berita TASNIM, melaporkan kondisi puing helikopter Raisi buruk.
Kepala Palang Merah Iran juga mengatakan situasi di lokasi jatuhnya helikopter "tidak terlihat bagus".
Sejumlah foto udara yang beredar di media sosial menunjukkan puing seperti potongan helikopter berada di tengah hutan dan bukit pegunungan.
Helikopter yang ditumpangi Raisi jatuh di Provinsi Azerbaijan Timur, utara Iran, saat dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara peresmian bendungan di wilayah perbatasan tersebut.
Kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan sembilan orang yang berada di helikopter nahas itu termasuk Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, imam salat Jumat Tabriz Imam Mohammad Ali Alehashem, seorang pilot, kopilot, kepala kru, kepala keamanan, dan pengawal lainnya.
Pencarian lokasi helikopter jatuh berlangsung selama 12 jam lebih sampai Turki pun ikut turun tangan membantu.
Drone Turki Akinci disebut yang pertama mendeteksi sumber diduga berasal dari puing-puing helikopter yang membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi.
Media Turki Anadolu Agency melaporkan drone itu mendeteksi "sumber panas."
Turki lantas membagikan titik koordinat itu ke pihak berwenang Iran, demikian dikutip Al Jazeera.
Sebelumnya, seorang pejabat Iran mengatakan kepada Reuters nyawa Raisi dan Amirabdollahian "dalam bahaya menyusul helikopternya jatuh".
"Tapi kami masih berharap, namun informasi yang didapat dari lokasi jatuhnya pesawat sangat memprihatinkan," ucap pejabat tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 268 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun