Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Puluhan Sekolah di Bangli Menanti Bantuan Revitalisasi
BERITABALI.COM, BANGLI.
Masih banyak sekolah di Kabupaten Bangli yang membutuhkan bantuan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu kendala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli dalam memenuhi kebutuhan perbaikan seluruh sekolah yang ada.
Baca juga:
Tinjau Revitalisasi Sekolah di Kecamatan Banjar, Bupati Sutjidra Pacu Pengerjaan yang Tertinggal
Meski demikian, Disdikpora Bangli berharap bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat dapat membantu mengatasi berbagai persoalan infrastruktur pendidikan. Bantuan tersebut dinilai sangat penting, terutama bagi sekolah-sekolah dengan kondisi bangunan yang mengalami kerusakan.
Kepala Disdikpora Kabupaten Bangli, I Komang Pariartha, Rabu (14/1/2026), mengatakan pada tahun 2025 sebanyak 17 sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP telah menerima bantuan revitalisasi dengan total nilai anggaran lebih dari Rp17 miliar.
Sebagian besar sekolah penerima bantuan tersebut mengalami kerusakan kategori sedang, sehingga memerlukan perbaikan melalui rehabilitasi maupun pembangunan baru. Bantuan ini dinilai sangat membantu dalam menunjang proses belajar mengajar di Kabupaten Bangli.
Selain itu, melalui laporan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tahun 2026, tercatat sebanyak 34 sekolah dasar dan 7 sekolah menengah pertama di Bangli telah masuk dalam daftar aplikasi revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat.
Untuk dapat memperoleh bantuan revitalisasi tersebut, pihak sekolah diminta mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, mulai dari sertifikat tanah hak pakai, akreditasi sekolah, hingga kelengkapan administrasi lainnya. Kesiapan administrasi menjadi salah satu faktor penentu lolos atau tidaknya sekolah dalam mendapatkan bantuan revitalisasi.
Disdikpora Bangli juga menyediakan dukungan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang dapat diakses oleh sekolah untuk membantu rehabilitasi berbagai sarana pendukung pendidikan.
“Diharapkan dengan berbagai sumber bantuan yang bisa di akses oleh sekolah, dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bangli yang berujung pada peningkatan kompetensi lulusan yang di hasilkan,” ujar I Komang Pariartha.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan