Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Puluhan Travel Bodong di Gilimanuk Terjaring Operasi
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Arus lalu lintas kendaraan penumpang saat libur Natal dan tahun baru di Pelabuhan Gilimanuk mengalami peningkatan.
Namun momen ramainya penumpang saat liburan ini dimanfaatkan beberapa pengguna pemilik travel bodong.
Hal tersebut terungkap saat pemantauan yang dilakukan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Cekik, Gilimanuk, Minggu (26/12/2021).
"Kita mendapati puluhan travel bodong yang tidak menunjukan kelengkapan. Modus para pengelola AJAP atau angkutan travel bodong ini, menurut keterangan dari para sopir yang ditindak membawa penumpang dari Denpasar yang dijemput dari tempat tinggalnya untuk diantar menuju sejumlah daerah di Jawa timur," kata Arya.
Pihaknya juga menindak bus AKAP. Karena meski sudah memiliki izin lengkap, tetapi ada dugaan penyelewengan trayek.
"Kita lakukan upaya tegas menjaring semuanya. Termasuk memeriksa manifes dan penumpang apakah sudah di rapid test atau belum," ujarnya.
Pemantauan dalam rangka Natal dan tahun baru, mulai 23 Desember hingga 2 Januari 2022. Sejak mulai operasi hingga kemarin, puluhan kendaraan antar jemput antar provinsi (AJAP) yang tidak memiliki izin atau bodong serta bus AKAP yang melanggar terjaring operasi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3387 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun