Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
PUPR Karangasem: Bangunan di Pantai Lean Diduga Langgar Sempadan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Polemik pembangunan fasilitas pariwisata di pesisir pantai Banjar Lean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem semakin memanas.
Setelah menuai sorotan warga dan DPRD Karangasem, kini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Kim) Karangasem menyampaikan temuan serius di lapangan.
Kepala Dinas PUPR-Kim Karangasem, Wedasmara, menegaskan pembangunan yang dilakukan investor diduga kuat tidak sesuai dengan batas kepemilikan lahan. Hasil penelusuran teknis menunjukkan bangunan tersebut keluar dari persil tanah dan masuk ke kawasan sempadan pantai yang dilindungi aturan tata ruang.
“Mereka membangun di luar persil tanahnya. Bahkan pembangunan masuk ke kawasan sempadan pantai dan menumpuk bronjong yang sebelumnya dibangun oleh pemerintah,” ungkap Wedasmara saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2026).
Temuan tersebut memperkuat dugaan pelanggaran tata ruang yang sejak awal disuarakan masyarakat setempat. Menindaklanjuti hal itu, Dinas PUPR-Kim Karangasem telah menyusun kajian teknis sebagai dasar penindakan terhadap pembangunan yang dipersoalkan.
“Kajiannya sudah ada dan sedang dimatangkan. Tinggal sedikit lagi, setelah itu akan kami sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” jelas Wedasmara.
Sebelumnya, DPRD Karangasem melalui Komisi II telah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan. Sidak ini dilakukan setelah DPRD menerima aduan warga sejak Desember 2025 terkait dugaan pelanggaran lahan dan sempadan pantai.
Ketua Komisi II DPRD Karangasem, I Made Tarsi Ardipa, menegaskan pihaknya akan mengawal persoalan ini hingga tuntas. DPRD juga berencana memanggil organisasi perangkat daerah terkait untuk meminta klarifikasi dan menentukan langkah lanjutan.
“Setelah sidak, kami akan gelar rapat kerja dengan Dinas PUPR-KIM, Satpol PP, dan Dinas Perizinan. Ini tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun