Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Putin Minta Pasukan Hajar Terus Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin meminta pasukannya untuk terus melakukan serangan di Donbass, Ukraina Timur. Hal ini ditegaskannya dalam pertemuan dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, Senin (4/7/2022).
Shoigu diketahui melaporkan kepada Putin bahwa militer Kremlin mampu merebut kota strategis Lysychansk, di Luhansk Oblast dari pasukan Kyiv. Sebagai tanda bahwa pertempuran tidak akan berhenti dan bahwa Rusia sekarang mengawasi seluruh wilayah Donetsk, Putin mengatakan kepada Shoigu bahwa pasukan yang ditempatkan di sana harus melanjutkan operasi mereka.
"Unit militer, termasuk kelompok Timur dan kelompok Barat, harus melaksanakan tugas mereka sesuai dengan rencana yang telah disetujui sebelumnya," kata Putin, dikutip Reuters, Selasa.
"Saya berharap semuanya akan berlanjut ke arah mereka seperti yang terjadi di Lugansk sejauh ini."
Ukraina sendiri mengakui menarik pasukan dari Lysychansk, Minggu. Kyiv mengaku melakukan ini untuk menyelamatkan nyawa pasukannya yang kalah jumlah dan persenjataannya dari pasukan Rusia.
"Musuh terus meneror daerah perbatasan wilayah Sumy, kota Kharkiv dan wilayah (Donbas)," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato malamnya, menggambarkan serangan intensif Rusia.
"Kita harus menghancurkannya. Ini adalah tugas yang sulit, membutuhkan waktu dan upaya yang luar biasa. Tapi kita tidak punya alternatif."
Dengan perang yang sekarang memasuki bulan kelima, Ukraina mengatakan pada Konferensi Rekonstruksi di Swiss butuh sekitar US $750 miliar untuk membangun kembali negara itu. Negeri itu menunjuk aset yang disita dari Rusia dan oligarkinya sebagai sumare pemulihan.
Zelensky menggambarkan pembangunan kembali Ukraina sebagai tugas bersama seluruh dunia demokratis. Ia mengatakan itu bentuk kontribusi terbesar negara-negara dunia untuk mendukung perdamaian global.
Sementara itu, Gubernur wilayah Luhansk Sergiy Gayday mengatakan di Telegram bahwa mereka belum menyerah sepenuhnya. Masih ada pertempuran di kota Bilogorivka di luar Lysychansk.
"Kami terus mempertahankan sebagian kecil wilayah Luhansk sehingga tentara kami dapat membangun benteng pelindung," ujarnya.
Di Sloviansk, sekitar 75 kilometer (45 mil) barat Lysychansk, serangan Rusia dilaporkan menewaskan sedikitnya enam orang. Di antaranya korban adalah seorang gadis berusia sembilan tahun, dan 19 terluka.
Mengutip AFP, sejumlah penduduk yang mengaku masih shock dengan perang yang terus terjadi. Mereka menyatakan keprihatinan karena suara tembakan terdengar lagi.
"Kota Siversk, 30 kilometer sebelah barat Lysychansk, juga mengalami penembakan semalam," kata seorang warga.
Sejak meninggalkan serangan ke arah ibu kota Kyiv, Rusia telah memusatkan operasi militernya di wilayah Luhansk dan Donetsk. Wilayah ini telah menjadi pusat dari proksi separatis sokongan Moskow yang memerangi Ukraina sejak 2014.
Rusia mengatakan berusaha merebut wilayah Luhansk untuk memberikannya kepada Republik Rakyat Luhansk yang telah diakui Moskow. Lysychansk diketahui merupakan kota yang cukup penting di wilayah itu selain Severodonetsk yang telah direbut Rusia beberapa pekan lalu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2010 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1849 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1373 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1247 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah