Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Putu Tiar, Balita Cacat Otak Butuh Bantuan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Putu Tiar Fairyna (1,5 tahun) warga Banjar Mukti, Desa Singapadu, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, sejak lahir menderita cacat kelebihan cairan pada otak (Hydranencephaly). Bola matanya hanya satu. Bocah malang ini butuh bantuan untuk pengobatannya.
Menurut orang tua Putu Tiar Fairyna, I Wayan Widi Antara dan Ni Luh Putu Ary Santini , Tiar mengalami cacat sejak lahir, yaitu mempunyai bola mata hanya satu dan kelebihan cairan pada otak.
"Anak saya lahir cacat dengan satu mata saja, terus saya periksakan karena perkembangan untuk posisi duduk dan berjalannya lambat. Kemudian oleh dokter menyarankan CT-SCAN dan setelah tahu hasilnya ternyata pada otak ada kelebihan cairan," jelas Wayan Widi Antara yang kesehariannya bekerja sebagai penyaji hidangan makanan pada sebuah restoran di Petitenget, Kuta, Badung.
Hydranencephaly mengutip dari Wikipedia adalah suatu kondisi dimana terjadi malformasi otak. Otak besar tidak tumbuh sempurna seperti layaknya organ otak pada umumnya. Rongga kepala tempat otak besar terisi oleh cairan cerebrospinal.
"Dokter mau melakukan operasi untuk pasang selang agar bisa mengeluarkan cairan pada otak itu ke perut, selangnya pun lumayan mahal, sekitar Rp. 9 juta dan juga biaya operasi bedah kurang lebih sekitar Rp. 3,5 juta," ujar Wayan Widi Antara kepada Beritabali.com, Jumat 22/3/2013.
Karena masalah biaya untuk operasi, pihak dokter yang merawat anak saya menyarankan untuk mengurus Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat) untuk meringankan biaya. "Dokter menyarankan ke saya untuk mencari jaminan kesehatan kayak Jamkesmas buat meringankan biaya operasi dan perawatan anak saya," papar Wayan Widi Antara.
Bagi dermawan yang berniat membantu bisa menghubungi Wayan Widi Antara dengan nomer telpon 081999886469.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli