Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Raja Charles III Dilempar Telur di Depan Umum
BERITABALI.COM, DUNIA.
Raja Inggris Charles III dan permaisurinya Camilla, dilempar telur. Ini terjadi saat mereka menghadiri acara publik di Inggris bagian utara, Rabu waktu setempat.
Rekaman di media sosial menunjukkan empat telur terbang melewati raja Inggris dan istrinya itu. Kemudian telur tersebut pecah di tanah ketika mereka tiba untuk upacara tradisional di York.
Meski demikian, keduanya dilaporkan tak menghiraukan gangguan tersebut. Keduanya melanjutkan acara yang sudah diagendakan.
"Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap atas dugaan pelanggaran ketertiban umum menyusul insiden di Micklegate di York," kata polisi dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters Kamis (10/11/2022).
"Dia saat ini tetap dalam tahanan polisi," tambahnya lagi.
Charles sendiri naik takhta September lalu, setelah raja sebelumnya, Ratu Elizabeth II wafat. Ia berada di York untuk meluncurkan patung yang menandai 70 tahun sang ibu naik taktha.
"Sekarang, seperti yang telah kita saksikan, dengan sangat sedih, berlalunya masa pemerintahan itu membuka ingatan untuk penghormatan atas kehidupan pelayanannya dan pengabdian yang luar biasa," katanya dalam peresmian patung Ratu Elizabeth II tersebut.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun