Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Ratusan Struktur Terumbu Karang Penyu di Pantai Bondalem Ditenggelamkan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 399 struktur terumbu karang ditenggelamkan serangkaian peringatan Hari Bumi di tahun 2023.
Restorasi terumbu karang di kawasan perairan laut Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng itu libatkan puluhan penyelam. Tidak hanya penyelam lokal, penyelam dari luar Kabupaten Buleleng turut dilibatkan dalam kegiatan restorasi tersebut.
Nyoman Sugiarta selaku kordinator penyelam menjelaskan, struktur terumbu karang berbentuk penyu sebanyak 399 unit dari Yayasan Terumbu Rupa yang bermarkas di Kota Bandung, Jawa Barat. Restorasi terumbu karang dilaksanakan serangkaian peringatan Hari Bumi.
Restorasi terumbu karang itu sendiri ditarget tuntas dalam kurun waktu enam bulan kedepan, persisnya pada pertengahan Oktober 2023 mendatang.
"Penyelam yang kita libatkan mayoritas sudah mengantongi sertifikat. Skema penenggelaman kami bagi menjadi dua grup pada tiga titik penurunan struktur terumbu karang, yakni Pura Alit, Sasahan dan Pura Bingin. Jumlah penyelam lokal dari Desa Bondalem 15 orang. Kegiatan ini dibantu penyelam dari Pokmaswas se Buleleng, diver dari Undiksha Singaraja, juga penyelam dari Amed dan Tulamben Kabupaten Karangasem. Jika cuaca bersahabat, sejatinya pemasangan satu struktur terumbu karang hanya butuh waktu 80 menit. Ya, 80 menit itu, mulai penurunan struktur hingga penataan di bawah laut," terang Sugiarta, Senin 24 April 2024.
Sugiarta menambahkan, lantaran cuaca tidak bersahabat, penurunan struktur sempat terhenti. Meski begitu, pihaknya optimis mampu menyelesaikan penurunan struktur terumbu karang sesuai rencana yang sudah dijadwalkan.
"Gelombang mendadak tinggi, hingga aktivitas penurunan terpaksa dihentikan dulu. Namun, kami tetap stanby di pantai sambil memantau cuaca. Kalau pagi tidak bisa, kami kerjakan penurunan struktur pada sore hari. Khusus hari ini kami agendakan melakukan clean water (pembersihan sampah plastik) di dasar laut di kedalaman 7 meter," jelasnya.
Anggota DPRD Buleleng, Ketut Dody Tisna Adi nampak hadir jelang persiapan penurunan struktur terumbu karang. Belakangan diketahui politikus muda Partai Golongan Karya (Golkar) asal Desa Bondalem itu, kerap turut melakukan penyelaman untuk memantau sekaligus menata struktur terumbu karang di dasar laut Bondalem.
Pria yang akrab disapa Dody itu mengapresiasi kegiatan restorasi terumbu karang tersebut. Program restorasi diharapkan mampu menambah daya tarik bawah laut kawasan pesisir Desa Bondalem.
"Restorasi ini akan mampu mempercepat tumbuhnya terumbu karang yang nantinya bisa dijadikan destinasi bawah laut di Kabupaten Buleleng. Pastinya, dengan beragam struktur terumbu karang buatan akan memikat pecinta snorkling. Terlebih, bisa dijadikan sarana edukasi, bahan penelitian ataupun kegiatan riset," ungkapnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Bondalem Gede Arya Odantara SH didampingi Kelian Desa Adat Bondalem, Nyoman Sudiartha menekankan, pentingnya bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan kewajiban selueuh warga Desa Bondalem, termasuk kebersihan laut.
"Sering kami imbau dan lakukan eduksi agar masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan di pesisir laut. Kebersihan laut merupakan sebuah investasi untuk masa depan, dimana jika kita menjaga kebersihan laut berarti secara tidak langsung kita juga turut menjaga kelestarian lingkungan agar dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi penerus," singkatnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 839 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 756 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 710 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 357 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun