Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rayapan Tanah Terjadi di Seririt Buleleng, Tiga Rumah Warga Rusak

Kamis, 5 Maret 2026, 16:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Rayapan Tanah Terjadi di Seririt Buleleng, Tiga Rumah Warga Rusak.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Fenomena rayapan tanah atau soil creep terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Akibat pergerakan tanah tersebut, tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I Gede Suyasa pada Kamis (5/3) mengatakan, fenomena ini mulai terjadi sejak Februari lalu. Saat itu warga mendapati pilar rumah mereka tiba-tiba patah. Beberapa hari kemudian, retakan juga mulai muncul pada bagian dinding bangunan.

Warga kemudian menyadari adanya pergerakan tanah setelah permukaan tanah di sejumlah titik terlihat turun sekitar 30 hingga 50 sentimeter.

"Dari pendataan sementara, ada tiga unit rumah warga yang mengalami kerusakan akibat fenomena ini. Kerusakannya berbarengan," jelas Suyasa.

Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Denpasar direncanakan akan turun langsung ke lokasi guna melakukan investigasi lebih lanjut.

"Kali belum berani memberikan pernyataan terkait penyebabnya. Kami menunggu hasil investigasi BMKG," jelasnya.

Sementara itu, sebagian warga yang rumahnya terdampak memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat demi keselamatan.

"Anak-anak dan istri sementara mengungsi ke rumah keluarganya. Karena takut malam-malam atau saat hujan deras, tanah menurun semakin dalam," terangnya.

BPBD Buleleng juga akan terus melakukan pemantauan serta upaya mitigasi di lokasi kejadian guna mengantisipasi potensi dampak lanjutan dari fenomena pergerakan tanah tersebut.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami