Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Remaja Ini Selamat dari Sambaran Petir Berkat Sepatunya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang remaja laki-laki umur 14 tahun dari Queensland, Australia, selamat dari sambaran petir Jumat lalu berkatsol karet tebal di sepatunya.
Remaja bernama Talyn Rose ini terlempar ke tanah dan langsung mati rasa setelah disambar petir di luar SMA Negeri Robina.
Talyn sedang berjalan ke sekolahnya ketika petir tiba-tiba memantul dari tiang logam dan menabraknya. Ibu Talyn, Michelle Nimmo berkata sol karet tebal di sepatu anaknya menyelamatkan hidupnya dengan menyerap sebagian besar arus.
Michelle mengingat bahwa badai petir terjadi sepanjang pagi ketika dia mengantar Talyn ke sekolah. Setelah kejadian tersebut, Michelle menerima telepon dari staf sekolah yang memberitahukan tentang anaknya.
Seorang ayah yang sedang berada di sekolah menyaksikan kejadian itu dan berlari membantu Talyn dengan membawanya ke tempat yang aman.
Saat Michelle sampai di sekolah, Talyn sudah mulai pulih tapi masih dirawat di rumah sakit untuk memeriksakan tanda-tanda vitalnya.
Setelah anak laki-laki itu sadar, dia menceritakan pada ibunya dan mengatakan hampir tidak bisa merasakan atau mendengar apa pun selama satu menit penuh.
Michelle mengatakan putranya sangat beruntung masih hidup. Staf rumah sakit juga menjuluki putranya sebagai "anak petir".
Sementara itu, hanya ada bekas luka di bahu dan kaki Talyn yang membutuhkan waktu paling lama tiga hari untuk benar-benar memudar.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3540 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1324 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 847 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 691 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun