Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 25 Mei 2026
Respons Erick Thohir Soal Kericuhan Suporter di Laga PSIS Semarang vs Persis Solo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak soal kericuhan yang terjadi di luar Stadion Jatidiri Semarang saat pertandingan PSIS Semarang melawan Persis Solo berlangsung, Jumat, 17 Februari 2023. Ia meminta kepada seluruh pihak untuk tenang.
Pertandingan BRI Liga 1 pekan ke-25 itu digelar tanpa penonton, berdasarkan keputusan bersama dari Panitia Pelaksana, manajemen PSIS dan Persis serta aparat Kepolisian. Namun, penonton yang sudah terlanjut memiliki karcis berkeras datang ke stadion.
Bentrokan dengan polisi pun terjadi. Karena masa yang berjumlah banyak dan susah ditenangkan, polisi sempat menembakkan gas air mata dan water cannon. Asap gas air mata sempat memasuki stadion sehingga pertandingan dihentikan sesaat, pada menit ke-74.
Erick Thohir meyangkan peristiwa itu. "Saya sudah berkomunikasi dengan pihak aparat, panpel, dan manajemen kedua tim. Saya meminta kepada seluruh pihak untuk tenang," ujar dia di Jakarta, seperti dikutip laman PSSI.
Erick memahami kekecewaan para suporter yang hendak menyaksikan tim kesayangannya berlaga. Menteri BUMN ini mengaku akan segera mencari solusi agar laga sepak bola dapat dinikmati dengan tenang dan nyaman untuk semua pihak.
Terlebih, kata Erick lagi, suporter Semarang dan Solo selama ini menjadi contoh dalam membangun rivalitas yang sehat. "Suporter Semarang dan Solo itu seduluran. Makanya ke depan perlu ada evaluasi terkait kategori risiko pada setiap laga," kata dia.
Erick juga meminta aparat keamanan bertindak persuasif dan belajar dari pengalaman akan tragedi Kanjuruhan. Ia meyakini aparat keamanan juga mampu berusaha maksimal dalam menenangkan massa tanpa tindakan represif, terlebih dengan menggunakan gas air mata.
"Saya minta para suporter dan aparat untuk tenang dan sama-sama berpikir jernih, niat kita sama untuk sepakbola yang aman dan nyaman untuk semua," kata Erick.
Erick Thohir baru terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dalam Kongres Luar Biasa di Jakarta, Kamis, 17 Februari. Sehari setelah terpilih, kericuhan terjadi di arena sepak bola.
Penggunaan gas air mata oleh polisi dalam kericutan tersebut mengingatkan kembali pada Tragedi Kanjuruhan. Awal Oktober lalu, karena penggunaan gas air mata di dalam stadion, terjadi peristiwa tragis yang menewakan 135 orang.
Pelaksanaan KLB PSSI, yang kemudian memilih Erick Thohir, adalah rekondasi dari Tim Gabungan Pencari Fakta bentukan pemerintah. (Sumber: Tempo.co)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2101 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1944 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1432 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1317 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah