Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Restoran Bertema Pablo Escobar Bikin Warga Marah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sebuah restoran bertema Amerika Selatan bernama Escobar dilaporkan membuat warga Nottingham tertekan karena mengingatkan mereka atas sosok pemimpin gembong narkoba paling sadis di dunia.
Menyadur Guardian Jumat (06/08), restoran ini membuat ngeri warga dan mereka menuduh pemiliknya mengagungkan raja obat bius dan terorisme karena menampilkan mural si raja narkoba.
Nadia Whittome, anggota parlemen dari Partai Buruh untuk Nottingham East, mengatakan telah dihubungi oleh penduduk yang merasa tertekan tentang bar itu. Salah satu warga juga dilaporkan sebagai seorang konstituen yang kerabatnya diduga dibunuh oleh mendiang teroris narkotik.
Bar di pusat kota Nottingham itu sangat mencolok karena menampilkan banyak referensi Escobar, termasuk mural dengan gambar namanya di atas lambang Kolombia.
Pilihan makanan yang mereka sajikan juga memiliki menu yang aneh seperti "piring Pablo untuk dua orang". Pemilik bar mengklaim itu bertema Amerika Selatan dan membantah kemiripan mural dengan Escobar. Tapi manajer sebelumnya mengatakan kepada media lokal bahwa baron obat membantu menginspirasi desain bar.
Whittome mendesak pemiliknya untuk memikirkan kembali mereknya karena Pablo Escobar mempengaruhi ratusan ribu nyawa di Kolombia melalui pelacakan narkoba, penyuapan, kekerasan, dan pembunuhan.
"Seorang anggota komunitas di Nottingham menjelaskan pada saya secara rinci bagaimana anggota keluarga mereka dibunuh oleh Pablo Escobar dan tindakannya masih membayangi keluarga itu sampai sekarang."
“Mengingat informasi ini, saya khawatir bahwa sejumlah orang di Nottingham terus merasa tidak nyaman mengetahui bahwa mural Pablo Escobar hadir di dalam bangunan.” Escobar diperkirakan bertanggung jawab atas setidaknya 4.000 kematian selama dominasi kejamnya dalam perdagangan narkoba.
Pada puncak kekuasaannya, kartelnya, Medellín menguasai 80% perdagangan kokain ke AS dan menghasilkan sekitar USD 420 juta seminggu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 872 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 869 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 795 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 445 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun