Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Ribuan Fosil Purba Berhasil Dikumpulkan di Bojonegoro
Rabu, 14 September 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bojonegoro. Dewan Kepurbakalaan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengumpulkan ribuan temuan fosil purba, baik yang berupa fragmen maupun fosil utuh.
"Fosil purba yang dikumpulkan tim Dewan Kepurbakalan jumlahnya ribuan, sebagian ada yang masih utuh," kata Ketua Dewan Kepurbakalaan Bojonegoro Ali Syafa'at di Bojonegoro, Selasa (13/9/2016).
Menurutnya, saat ini sebagian fosil itu disimpan di Museum 13 di SDN Panjunan, Kecamatan Kalitidu, di bawah pengawasan guru Heri Nugroho.
Sementara sebagain fosil lainnya disimpan di kediaman Ali di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota; rumah Sigit Budi Agung di Desa Balen, Kecamatan Balen; dan rumah Supangat di Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.
Ali mengatakan, fosil temuan dewan kepurbakalaan dan warga itu antara lain meliputi bagian fosil binatang darat seperti kepala dan gading stegodon (gajah purba), banteng dan kuda nil purba. Di samping itu ada fosil lobster, yuyu laut, dan paus purba.
"Itu menunjukkan bahwa Bojonegoro dulu tidak hanya daratan tapi juga lautan," katanya.
Ia menambahkan bahwa fosil kepala gajah purba yang tersimpan di Museum 13 di Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, masih utuh.
"Kalau di tempat saya yang cukup bagus berupa gading gajah purba dengan panjang 60 sentimeter berdiameter 20 sentimeter," katanya.
Ia menjelaskan, fosil-fosil itu dikumpulkan Dewan Kepurbakalaan sejak 20 tahun lalu, berasal dari perburuan sendiri maupun temuan warga.
"Ada juga yang diperoleh dari masyarakat yang menemukan fosil. Kami memberikan imbalan jasa uang kepada masyarakat yang menemukan fosil," katanya.
Data mengenai seluruh fosil itu, menurut Ali, dimasukkan ke pusat pendataan Museum Purbakala Sangiran, Sragen, Jawa Tengah, dan Museum Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur.
"Semua fosil yang kami kumpulkan masuk data sehingga tidak mungkin bisa menjual seenaknya," katanya menegaskan. [bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4679 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2657 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2318 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026