Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Ribuan Kendaraan Terjebak Antrian
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran rusaknya sebuah movable bridge (MB) di Pelabuhan Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi menyebabkan ribuan kendaraan yang akan menyeberang ke Jawa terjebak dalam antrian panjang sejak Senin (8/6) hingga Selasa (9/6) pagi. Selain karena kerusakan dermaga, antrian panjang yang berlangsung selama 10 jam ini juga disebabkan karena berkurangnya jumlah kapal yang melayani penyeberangan lantaran masih ngedok untuk perbaikan.
Dari informasi yang dihimpun, dermaga MB 1 di Pelabuhan Ketapang mengalami kerusakan pada bagian hidroliknya akibatnya satu dermaga tidak bisa disandari kapal sehingga kapal motor penumpang (KMP) harus menunggu lebih lama untuk sandar di dermaga MB 2 dan ponton. Panjangnya antrian yang dimulai sejak Senin (8/6) pukul 18.00 ini semakin diperparah dengan berkurangnya jumlah kapal yang melayani penyeberangan lantaran 4 dari 10 kapal Landing Craft Tank (LCT) atau kapal barang dan 3 KMP masih ngedok.
Antrian panjang ini disebabkan karena salah satu dermaga di Ketapang rusak sehingga tinggal dua dermaga yang bisa disandari. Selain itu, jumlah kapal yang berlayar juga berkurang, sehingga penyebrangan menjadi terhambat, ujar seorang petugas pelabuhan. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi, Senin (9/6) membenarkan kalau penyebrangan di Selat Bali sempat tersendat karena kerusakan pada sistem hidrolik di dermaga MB 1 pelabuhan Ketapang.
Namun malam itu juga kami langsung perbaiki. Sekitar dua jam kemudian sudah bisa dioperasikan, ujarnya. Ospar membantah kalau berkurangnya kapal yang melayani penyeberangan merupakan salah satu penyebab antrian panjang tersebut. Saya kira berkurangnya jumlah kapal yang berlayar bukan alasan utama penyebab antrean. Antrean itu lebih disebabkan karena rusaknya salah satu dermaga di Ketapang dan pada Senin arus kendaraan barang kembali ke Jawa memang biasa membludak, pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli