Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Ribuan Kendaraan Terjebak Antrian
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Lantaran rusaknya sebuah movable bridge (MB) di Pelabuhan Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi menyebabkan ribuan kendaraan yang akan menyeberang ke Jawa terjebak dalam antrian panjang sejak Senin (8/6) hingga Selasa (9/6) pagi. Selain karena kerusakan dermaga, antrian panjang yang berlangsung selama 10 jam ini juga disebabkan karena berkurangnya jumlah kapal yang melayani penyeberangan lantaran masih ngedok untuk perbaikan.
Dari informasi yang dihimpun, dermaga MB 1 di Pelabuhan Ketapang mengalami kerusakan pada bagian hidroliknya akibatnya satu dermaga tidak bisa disandari kapal sehingga kapal motor penumpang (KMP) harus menunggu lebih lama untuk sandar di dermaga MB 2 dan ponton. Panjangnya antrian yang dimulai sejak Senin (8/6) pukul 18.00 ini semakin diperparah dengan berkurangnya jumlah kapal yang melayani penyeberangan lantaran 4 dari 10 kapal Landing Craft Tank (LCT) atau kapal barang dan 3 KMP masih ngedok.
Antrian panjang ini disebabkan karena salah satu dermaga di Ketapang rusak sehingga tinggal dua dermaga yang bisa disandari. Selain itu, jumlah kapal yang berlayar juga berkurang, sehingga penyebrangan menjadi terhambat, ujar seorang petugas pelabuhan. Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban, ketika dikonfirmasi, Senin (9/6) membenarkan kalau penyebrangan di Selat Bali sempat tersendat karena kerusakan pada sistem hidrolik di dermaga MB 1 pelabuhan Ketapang.
Namun malam itu juga kami langsung perbaiki. Sekitar dua jam kemudian sudah bisa dioperasikan, ujarnya. Ospar membantah kalau berkurangnya kapal yang melayani penyeberangan merupakan salah satu penyebab antrian panjang tersebut. Saya kira berkurangnya jumlah kapal yang berlayar bukan alasan utama penyebab antrean. Antrean itu lebih disebabkan karena rusaknya salah satu dermaga di Ketapang dan pada Senin arus kendaraan barang kembali ke Jawa memang biasa membludak, pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan