Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ribuan Pemedek Iringi Melasti Ida Bhatara di Pura Agung Besakih

Selasa, 31 Maret 2026, 20:02 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ribuan Pemedek Iringi Melasti Ida Bhatara di Pura Agung Besakih.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Suasana sakral dan penuh khidmat menyelimuti prosesi upacara melasti pralingga Ida Bhatara dari Pura Agung Besakih menuju pasucian Tegal Suci, Banjar Dinas Tegenan, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Selasa (31/3/2026).

Ribuan pemedek tampak berjalan beriringan mengiringi perjalanan pralingga Ida Bhatara yang memargi menuju lokasi melasti. Lantunan kidung suci, suara genta, serta tabuhan gamelan mengiringi langkah krama, menciptakan suasana religius yang begitu magis dan menyentuh.

Prosesi ini merupakan bagian penting dari rangkaian Upacara Tawur Tabuh Gentuh dan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) tahun 2026. Sebelumnya, rangkaian upacara telah diawali dengan prosesi nedunang pralingga Ida Bhatara.

Ketua Panitia Karya IBTK Pura Agung Besakih, Jro Mangku Widiartha, menjelaskan bahwa pelaksanaan melasti tahun ini berjalan sesuai dengan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.

“Pralingga yang pertama memargi yakni pralingga Catur Lawa, diikuti oleh Ida Ratu Bagus Pande, Ida Ratu Pasek, Penyarikan, serta pralingga lainnya di belakang. Selain itu, ada juga sejumlah pralingga dari belasan perdarmaan yang nyanggra di ambal-ambal,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sebanyak 22 pralingga Ida Bhatara turut memargi menuju Tegal Suci, termasuk pralingga Catur Lawa dan Catur Loka Pala.

Dalam pelaksanaannya, prosesi melasti melibatkan krama Desa Adat Besakih serta sejumlah desa penyangga, termasuk Desa Adat Pragunung. Seluruh krama secara bersama-sama “mundut” Ida Bhatara, baik saat perjalanan menuju lokasi melasti maupun saat kembali ke Pura Agung Besakih.

Tradisi sakral ini tidak hanya menjadi wujud bhakti umat Hindu di Bali, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong antar krama dalam menjaga warisan budaya dan spiritual.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami