Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Ribuan Ulat Bulu Serang Tiga Desa di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ribuan hama ulat bulu muncul di tiga desa, di Jembrana Bali. Selain menyerang perkebunan milik warga, ribuan ulat bulu juga masuk ke pemukiman warga.
Serangan ulat bulu yang belum diketahui jenisnya tersebut menyerang kelurahan Pendem, Baler Bale Agung, dan desa Tegal Badeng Jembrana. Ribuan ulat bulu yang belum diketahui jenisnya ini antara lain muncul di perkebunan pohon jati milik warga di kelurahan Pendem Jembrana.
Selain menyerang bagian daun dari pohon jati milik warga, ribuan ulat bulu ini juga masuk ke rumah warga.
Akibat serangan ribuan ulat bulu ini, warga yang ada di sekitar kebun jati ini menjadi resah. Meski sampai masuk ke rumah warga, namun ulat tersebut tidak mengakibatkan gatal pada tubuh warga.
"Ini munculnya sejak hari Kamis lalu, jumlahnya mungkin puluhan ribu, banyak warga yang takut lewat sini karena banyaknya ulat bulu," ujar Putra Utama, salah seorang warga setempat.
Pasca serangan ribuan ulat bulu di tiga desa, petugas dinas terkait langsung terjun ke lokasi. Petugas dari dinas pertanian Jembrana langsung melakukan pengecekan dan mengambil sampel beberapa ulat, untuk mengetahui jenis ulat tersebut.
"Serangan ulat bulu yang menyerang tiga desa ini akibat cuaca yang lembab karena musim hujan. Kalau lembab ulat ini akan muncul," ujar Nyoman Jana, petugas pengendalian hama dan penyakit Jembrana.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menyarankan kepada warga yang berdekatan dengan perkebunan jati, untuk membersihkan ulat bulu secara manual dan secara swadaya.
Proses penyemprotan tidak mungkin dilakukan lantaran luasnya perkebuan jati yang diserang ulat bulu.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 919 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 883 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 800 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 469 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 401 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun