Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




RSUD Buleleng Andalkan Kiriman Propinsi

Kamis, 19 November 2009, 06:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Dalam penanganan pasien rabies, RSUD Buleleng hanya mengandalkan kiriman Vaksin Anti Rabies (VAR) dari Dinas Kesehatan Propinsi Bali melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.


Pemerintah Propinsi Bali merencanakan untuk menambah ketersediaan vaksin anti rabies untuk manusia mencapai 8.700 vial vaksin.

Namun kenyataannya Buleleng hanya mendapatkan jatah 40 vial vaksin. Dengan konsisi tersebut sangat menyulitkan RSUD kabupaten Buleleng dalam melakukan penanganan pasien yang terkena gigitan anjing.


Pertama kita hanya mendapatkan 30 ampul vaksin dan semuanya sudah habis, hari ini mendapatkan kiriman 10 ampul lagi dan tersisa 5 ampul, kita mendapatkan VAR dari Dinas Kesehatan Bali melalui Dinas Kesehatan Buleleng, stok sangat terbatas sehingga kita memberikan vaksin ini juga secara terbatas,ungkap Direktur RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Nyoman Mardana.



Adanya indikasi penjualan Vaksin Anti Rabies di RSUD Kabupaten Buleleng dinilai hanya merupakan miskomunikasi dengan pasien, sebab saat kedatangan pasien tergigit anjing itu, stok VAR di RSUD Buleleng kosong.


Saat itu sama sekali tidak ada ketersediaan vaksin, sehingga kita anjurkan pasien untuk berobat ke RSUP Sanglah Denpasar atau membeli vaksin sendiri," papar dr. Mardana.

Jumlah asien digigit anjing di RSUD Kabupaten Buleleng dalam sehari mencapai tiga hingga lima pasien.


Sedangkan Vaksin Anti Rabies yang harus diberikan kepada satu orang pasien sedikitnya tiga vaksin. Hal itulah yang mengakibatkan vaksin anti rabies tersebut kosong. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami