Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
RSUD Janji Kembalikan Uang Pasien
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penjualan Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk manusia akhirnya disikapi DPRD Kabupaten Buleleng dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Apotik Giri Putri RSUD Kabupaten Buleleng. Pihak RSUD Buleleng menyatakan akan mengembalikan uang pasien, yang sebelumnya digunakan untuk membeli VAR.
RSUD Kabupaten Buleleng akhirnya mengembalikan uang pembeli VAR yang semestinya diberikan gratis kepada pasien tergigit anjing, setelah sejumlah anggota DPRD Kabupaten Buleleng, melakukan sidak dipimpin langsung Ketua DPRD Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan.
Sekali lagi saya luruskan, kami tidak ada memperjualbelikan VAR, kami akan kembalikan uang pasien tersebut, karena kami sudah kehabisan stok, sedangkan pasien harus mendapatkan vaksinasi. Nanti VAR yang diambil di apotik itu akan kami ganti ketika droping VAR dari Provinsi sudah datang. Sedangkan uang jaminan itu akan kami dikembalikan kepada pasien yang bersangkutan,†ungkap Direktur RSUD Buleleng, dr. Nyoman Mardana.
Adanya penjualan Vaksin Anti Rabies dengan harga Rp 188.000 tersebut nampak mendapat perhatian serius DPRD Buleleng. Bahkan ditegaskan masyarakat Buleleng yang membutuhkan VAR harus mendapat pelayanan secara gratis.
Bagaimana kalau ada pasien yang tidak mempunyai uang pada saat itu. Ini harus dipertimbangkan juga. Jangan sampai pemerintah yang memberikan obat secara gratis justru pelaksana yang di bawah memberatkan masyarakat,tegas Ketua DPRD Buleleng, Dewa Nyoman Sukrawan.
Sebelumnya ada dua pasien yang tergigit anjing disarankan membeli VAR di Apotik Giri Putri saat datang ke IRD RSUD Buleleng.
Namun informasi terakhir, sedikitnya enam pasien disarankan membeli VAR di Apotik Giri Putri yang nota bene dikelola oleh Koperasi Karyawan RSUD Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli