Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Rusak Pagar, Meneer Belanda Dipolisikan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang Warga Negara Belanda yang bertempat tinggal di Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt, dilaporkan ke Mapolres Buleleng. Warga Belanda bersama istrinya tersebut melakukan pengrusakan pagar pembatas tanah.
Peristiwa pengrusakan yang terjadi pertengahan bulan November lalu nampaknya tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan antara pelaku yang akrab disapa Han (50) warga negara Belanda dengan Made Taman (80), terkait batas hak milik tanah di Desa Lokapaksa Kecamatan Seririt. Han bersama istrinya Luh Sarianing (40) merusak pagar batas tanah.
Kasus ini menjadi perhatian kita karena melibatkan orang asing yang dilaporkan melakukan pengrusakan, polisi masih mengumpulkan data dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan, ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol Made Sudirsa, Selasa (8/12).
Pengrusakan pagar pembatas milik Made Taman dan dilaporkan Putu Ardana (47) yang beralamat di Dusun Kembang Sari Desa Bubunan Kecamatan Seririt, berawal dari pelaku yang tidak terima dengan batas tanah miliknya.
Kemungkinan kasus ini disebabkan karena pelaku tidak puas dengan luas lahan tanahnya, sehingga merusak pagar pembatas milik korban, demikian juga upaya kekeluargaan tidak bisa bisa menyelesaikan kasus ini sehingga dilaporkan ke polisi, papar Sudirsa.
Pelaku pengrusakan akan dipanggil dalam pekan ini untuk memberikan keterangan terkait laporan warga Desa Bubunan tersebut.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 561 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 431 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan