Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Rusia Ancam Israel Jika Pasok Senjata ke Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia mengancam Israel akan mengambil tindak tegas jika Tel Aviv mengirim senjata ke Ukraina saat pasukan Moskow tengah KO di medan perang. Menurut laporan sejumlah media, Rusia akan mengambil respons jika Israel mengirim sistem pertahanan udara langsung atau tak langsung ke Ukraina.
Sementara itu, media asing Iran yang dioperasikan oposisi mengungkapkan Rusia akan membalas setiap upaya Israel mengirim rudal pertahanan ke Ukraina, demikian dikutip Middle East Monitor, Sabtu (5/11).
Baru-baru ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan Israel setuju memasok senjata sistem radio ke negara Eropa Timur itu.
Pekan lalu, Zelensky juga mengatakan kedua belah pihak terlibat dalam kerja sama intelijen terkait drone bunuh diri Shahed-136 buatan Iran. Pesawat tak berawak ini digunakan pasukan Rusia dalam perang.
"Kami berjuang melawan serikat besar baru, Rusia dan Iran, dan sekarang saya berharap Israel akan membantu kami, dan akan bereaksi keras terhadap ini," kata Zelensky.
Lebih lanjut, dia menerangkan menurut intelijen Ukraina dan negara lain, Rusia telah mengakuisisi sekitar 1.500 drone Iran. Duta Besar Ukraina untuk Israel Yevgen Korniychuk juga mengatakan hal serupa.
"Ada kemajuan pada beberapa masalah teknis yang berkaitan dengan pertahanan,[terutama mengenai tawaran Israel untuk menyediakan teknologi peringatan rudal], ujar Korniychuk.
Peringatan Rusia bukan kali pertama. Pada Oktober lalu, eks Presiden Dmitry Medvedev mengatakan jika Israel betul-betul memasok senjata ke Ukraina, Moskow tak segan memutus hubungan diplomatik Tel Aviv.
Peringatan terbaru Rusia muncul usai pasukan Kyiv berhasil memukul mundur pasukan Moskow di sejumlah kota besar Ukraina, salah satunya di Kherson.
Di Kherson, mulanya pasukan Rusia menguasai seluruh wilayah ini dan siaga di sekitar tepi barat Sungai Dnieper. Namun, mereka dilaporkan bergerak ke sisi timur sungai dan menarik pasukan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun