Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Rusia Bersiap Hadir KTT G20 di Bali, Tapi Putin Belum Pasti Datang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rusia mulai melakukan persiapan untuk kehadirannya dalam KTT G20 di Bali. Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin masih belum dipastikan muncul dalam KTT G20.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi, menjelaskan bahwa tim untuk mengurusi persiapan kedatangan delegasi G20 telah beberapa kali datang ke Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Kalau dari sisi persiapannya, mereka sudah mempersiapkan diri, tapi masalah hadir nggaknya kita belum tahu. Tapi tim istilahnya kalau untuk VVIP, tim advance-nya mereka sudah datang ke sini," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (7/11/2022).
Direncanakan, sebut Faik, terdapat 10 pesawat rombongan pesawat yang akan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
"Jadi, akan ada 10 pesawat yang akan melayani mereka di logistik, dan segala macam mereka sudah mempersiapkan, sudah koordinasi," ucap dia.
Namun demikian, Faik tidak mengetahui pasti apakah Presiden Putin akan hadir mengikuti rangkaian KTT G20 pada pertengahan November mendatang.
"Masalah finalnya nanti apakah mereka hadir atau nggak, kita belum tahu, atau mungkin nanti hadir bukan presiden kita nggak tahu ya, tapi yang jelas mereka sudah melakukan persiapan," kata dia.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4562 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2363 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1628 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1068 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun