Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Sampah Organik Bekas Sembahyang IBTK Pura Agung Besakih Diolah Jadi Pupuk
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Sampah organik yang dihasilkan selama berlangsungnya Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali diolah menjadi pupuk.
Pengolahan sampah organik tersebut dilakukan oleh Unit Pengelolaan Sampah (UPS) Basuki Lestari Besakih bekerja sama dengan Desa Adat, Desa Dinas, dan juga BUMdes Besakih dengan lokoasi pengelolaan berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Banjar Palak, Desa Besakih, Rendang, Karangasem.
Ketua UPS3R Besakih, I Wayan Suartika kepada awak media, Rabu (25/4/2023) menuturkan, sampah yang diolah menjadi pupuk tersebut adalah jenis sampah organik sisa persembahyangan pemedek di Pura Agung Besakih seperti sisa canang, bunga dan sampian serta perlengkapan lainnya yang terbuat dari bahan organik.
"Sampah bekas pemedek yang masuk ke TPA ini kita pilah dulu untuk memisahkan sampah organik dengan sampah plastik. Setelah itu sampah organik yang kita pilah akan diolah menjadi pupuk organik yang bisa dipakai untuk memupuk bunga dan tanaman lainnya," kata Suartika.
Sementara sampah organik diolah menjadi pupuk, sampah plastik yang telah dipilah, jika kondisinya masih cukup bagus akan dijual kembali sedangkan untuk sampah plastik yang sudah rusak akan dimusnahkan.
Ia berharap, dengan adanya pengolahan sampah tersebut, kedepannya bisa lebih menumbuhkan kesadaran masyarakat maupun pemedek sehingga saat membuang sampah organik tidak dicampur dengan sampah plastik.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4429 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2024 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1542 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 998 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 934 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun