Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Sebelum Tewas, Bocah Diduga Korban Pemerkosaan Sebut Nama Seseorang
BERITABALI.COM, NTB.
Bocah perempuan berusia 10 tahun di Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) meninggal dalam kondisi tragis, Rabu (24/2) diduga merupakan korban pemerkosaan, sebelum ajalnya sering mengigau dan menyebut nama seseorang.
Polisi kini memburu nama seseorang dimaksud dan sudah mengantongi identitas yang diduga sebagai pelaku. Direktur Reserse Kriminal Polda NTB, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Hari Brata mengatakan, telah ada seseorang menjadi terlapor, berinisial AR alias D, usia 39 tahun diduga sebagai pelaku. Polisi masih melakukan pendalaman kasus tersebut dan memeriksa terlapor.
"Sebelum meninggal korban sering mengigau dengan menyebut nama seseorang. Korban mengatakan kelaminnya ditusuk dan menyebut nama AR alias D," ungkap Kombes Hari Brata.
Hari Brata menjelaskan, dokter menemukan kejanggalan pada kelamin korban sehingga kasus ini dilaporkan. Korban berinisial NAZ mengalami demam dan muntah darah sehingga dilarikan ke Puskesmas. Korban meninggal beberapa saat setelah dirawat.
"Sejak Sabtu 20 Februari korban mengalami demam, mual, lemas sakit perut dan kepala," jelas Hari Brata.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi sudah mengantongi ijin dari keluarga korban agar dapat dilakukan otopsi, jika diperlukan untuk pengungkapan kasus ini.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 601 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik