Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Sejumlah Desa di Jembrana Zona Merah Rabies
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah meningkatnya kasus gigitan anjing positif rabies di beberapa desa di Kabupaten Jembrana membuat Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana bergerak cepat.
Peningkatan kasus tersebut menyebabkan beberapa desa menjadi berkategori zona merah. Terkait dengan peningkatan kasus tersebut Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana di bidang Kesmavet mengadakan vaksinasi rabies serentak di desa-desa.
Kali ini vaksinasi dilakukan di Desa Ekasari yang sebelumnya terjadi adanya kasus rabies. Vaksin serentak tersebut di awali dari Desa Ekasari yang dilaksankan selama 3 hari dengan target per hari sebanyak 200 ekor anjing.
Di desa tersebut awalnya terjadi gigitan anjing rabies sebanyk 2 kasus dalam 1 banjar. untuk hasil vaksinasi perhari ini di 4 banjar sebanyak 246 ekor anjing. Hal tersebut melebihi target. Vaksinasi tersebut akan dilanjutkan pada hari Senin dan Selasa mendatang.
Sekretaris Dinas Pertanian dan pangan Kabupaten Jembrana I Putu Nova Noviana, menjelaskan peningkatan kasus rabies yang ada di Ekasari dan ada juga yang masuk katagori zona merah.
“Berawal dari Desa Ekasari kita publiskan vaksin rabies serentak, dikarenkan sebelumnya, ada 2 kasus gigitan anjing rabies, namun gerakan serentak ini kita kembangkan lagi ke desa-desa yang masuk zona merah,” terangnya.
Mantan Camat Mendoyo ini menambahkan, gerakan serentak ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus rabies, dan juga pihaknya langsung memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih mengenal apa itu rabies.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 496 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 341 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan