Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Sejumlah Pantai di Jembrana Dipadati Umat untuk Melasti
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1944, warga umat hindu Kabupaten Jembrana, hari ini, Senin (28/02/2022) melaksanakan upacara melasti, sebagai rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Hari Kamis 3 Februari mendatang.
Diketahui Melasti adalah upacara penyucian diri atau bhuana alit, dalam menyambut hari raya Nyepi oleh seluruh umat Hindu di Bali. Upacara Melasti digelar juga untuk menghanyutkan kotoran alam semesta atau bhuana agung menggunakan air kehidupan.
Setelah melakukan persembahyangan, dalam upacara Melasti yang juga dimaksud untuk pembersihan dan penyucian benda sakral milik pura (pralingga atau pratima Ida Bhatara dan segala perlengkapannya), Pratima dan Pralingga ini juga diarak dan diusung mengelilingi desa, dengan maksud untuk menyucikan desa.
Khususnya di wilayah Kabupaten Jembrana upacara melasti disentralkan di beberapa pantai, diantaranya, di Pantai Gilimanuk, Pantai Candikusuma, Pantai Pengambengan, Pantai Yehkuning, Pantai Delod Berawah, Pantai Rambut Siwi, Pantai Gumbrih, Pantai Pengeragoan dan Pantai Rest Area.
Bupati Jembrana, I Nengah Tamba didampingi Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gede Juliana, menghadiri langsung upacara Pamelastian di wilayah barat Kabupaten Jembrana, diantaranya di Pantai Yehkuning, Pantai Pengam bengan, Pantai Candikusuma dan Pantai Gilimanuk.
"Lantaran masih pandemi Covid-19, upacara digelar secara sederhana dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Adapun jumlah umat Hindu yang mengikuti upacara dibatasi secara perwakilan. Masker wajib dipakai, dan kita sudah berikan himbauan agar senantiasa menjaga jarak, atau kedudukan, pada setiap umat dalam melaksanakan persembahyangan," jelas Tamba.
Bupati Tamba menambahkan, selama dua tahun terakhir, tidak ada kirab pada upacara Melasti.
"Maka ketika hari ini kita diberi sedikit kelonggaran, saya yang juga selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana, mewanti-wanti agar semua umat mengikuti Protokol Kesehatan Covid-19," ungkapnya.
Sementara Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, menghadiri langsung upacara melasti di wilayah sektor timur kabupaten Jembrana, diantaranya Pantai Delod Berawah, Pantai Rambutsiwi, Pantai Gumbrih, Pantai Pengeragoan dan Pantai Rest Area, berlangsung dengan tertib aman dan lancar.
Di sisi lain, Jro Bendesa Sangkaragung I Ketut Wardana mengatakan, pelaksanaan hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1944 ini dilaksanakan, justru merupakan momentum yang sangat tepat.
"Memaknai tujuan Melasti yang adalah pada intinya penbersihan diri dan alam semesta dalam kontek yadnya, sehingga ini menjadi kegiatan yang sangat tepat, untuk membersihkan cuntaka atau kekotoran diri dan alam. Tentunya, disini termasuk mengakhiri Pan demi, mengusir Virus Covid jahat ini dari muka bumi," terang Wardana.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli