Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Sekda Suyasa Harap Generasi Muda Junjung Tinggi Bangsa dan Negara di Tengah Digitalisasi
beritabali/ist/Sekda Suyasa Harap Generasi Muda Junjung Tinggi Bangsa dan Negara di Tengah Digitalisasi.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gede Suyasa berharap generasi muda di Buleleng dapat menjunjung tinggi bangsa dan negara di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sekda Buleleng Gede Suyasa ditemui usai menjadi inspektur dalam upacara Serah Terima Pataka Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai di lapangan umum Seririt Minggu (12/11) mengungkapkan kegiatan ini berkaitan dengan Hari Puputan Margarana yang diperingati tiap-tiap 20 November.
Dimana pesan dari tokoh sentral Puputan Margarana yaitu I Gusti Ngurah Rai disampaikan kembali kepada masyarakat. “Kirab napak tilas ini dalam rangka menyampaikan pesan-pesan kepahlawanan, pesan-pesan perjuangan, nasionalisme dan cinta tanah air kepada generasi penerus di setiap fase generasi,” ujarnya.
Pesan-pesan nasionalisme yang disampaikan pada kirab ini diharapkan mampu menginternalisasi diri masing-masing. Sehingga terbentuk karakter yang cinta tanah air.
“Oleh karena itu setiap kabupaten akan dilewati. Kemudian pesan-pesan bersejarah yang sangat menyentuh disampaikan untuk menjadi bagian dari internalisasi pada generasi muda kedepan,”jelas Suyasa.
Baca juga:
Sekda Suyasa Tandatangani Komitmen Inisiasi Implementasi RAN PIJAR di Buleleng
Lebih lanjut diungkapkan agar generasi muda harus tetap mencintai bangsa dan negara apapun yang terjadi. Harus bisa menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas segalanya seperti yang diperjuangkan Pahlawan I Gusti Ngurah Rai.
“Kegiatan ini harus dilakukan terus menerus secara intensif dan konsisten. Sehingga nanti generasi muda kita walaupun berada dalam pengaruh perkembangan jaman, digitalisasi, dan perkembangan teknologi ia tetap bisa mencintai bangsa dan negara,” tutupnya.
Untuk diketahui, Kirab Pataka, Panji-Panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai diarak menuju Monumen Perang Jagaraga. Keesokan harinya Pataka, Panji-panji, dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 439 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan