Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Selebgram Berpose dengan Alat Bantu Persetubuhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang selebgram wanita asal Turki mendapat panggilan ke pengadilan karena berbagi foto "lelucon" yang diambil di dalam Museum Seks Amsterdam.
Menyadur 9 News Jumat (06/08), Merve Taskin , 23, berpose dengan sex toy yang dibeli di museum saat berkunjung ke kota itu pada Januari tahun lalu.
Ia mengunggahnya di Instagram minggu ini dan berkata pada 600 ribu pengikutnya, "banyak posting dan tweet lucu" saat berada di museum. Dia kembali ke Turki setelah perjalanan dan beberapa bulan kemudian menerima panggilan untuk hadir di pengadilan di Istanbul.
"Saya memiliki pengadilan pada 26 Oktober karena postingan yang saya buat di museum seks Amsterdam," katanya kepada pengikutnya minggu ini.
"Saya tidak tahu apa yang akan diputuskan hakim, tapi terima kasih telah bersama saya."
Di Turki, berbagi konten cabul dianggap sebagai kejahatan dan siapa pun yang menerbitkannya dapat didenda atau dihukum penjara hingga tiga tahun.
Merve Taskin menghapus banyak cuitan yang dipermasalahkan setelah menerima pemberitahuan pengadilan. Meski begitu, wanita ini membela diri dengan berkata itu hanya untuk fun.
"Tujuan saya adalah membuat lelucon," kata Taskin kepada BBC.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 853 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 782 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 768 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 399 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 396 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun