Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Seluruh Pelabuhan Diharuskan Gunakan Sistem Konektivitas
Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan semua pelabuhan di Indonesia ke depan pelayanannya harus menerapkan sistem manajemen terkonektivitas, sebagai upaya agar mampu memberi pelayanan efisien dan efektif.
"Upaya sistem manajemen konektivitas antar pelabuhan laut besar di Indonesia sudah dilakukan secara bertahap dan saat ini sedang melakukan uji coba pada pelabuhan
besar Tanjung Periok Jakarta," ujar Bambang, sesuai membuka acara "39 Th ASEAN Port Association (APA) Meeting" di Kuta, Rabu (13/11/2013).
Menurut Bambang, setelah Pelabuhan Tanjung Priok melakukan uji coba sistem manajemen konektivitas, nantinya akan dilanjutkan ke pelabuhan besar lainnya seperti Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Belawan (Medan) dan Pelabuhan Makassar.
"Uji coba sistem koneksitas tersebut akan terus berlanjut, sehingga dengan sistem ini nantinya mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal dan efisien," imbuhnya.
Dengan sistem yang telah terkonektivitas, Bambang mengaku kapal yang membawa barang atau petikemas dengan tujuan pelabuhan yang terkoneksi, maka bongkar muat akan lebih efektif dan cepat.
"Misalnya dari Pelabuhan Makassar dengan tujuan Tanjung Perak, maka pihak pelabuhan akan melakukan kontak dengan pelabuhan yang dituju sehingga pihak otoritas pelabuhan akan menyiapkan tempat barang (petikemas) yang akan dikirim tersebut," tegasnya.
Jika langkah terkonektivitas, sambung Bambang maka pelabuhan yang akan dituju sudah siap atau daftar barang yang diangkut sebelum tiba ditujuan sudah diketahui oleh petugas pelabuhan yang dituju. "Petugas pun sudah menyiapkan ruang untuk melakukan bongkar muat barang tersebut. Dan ini pun akan dapat mempercepat kapal yang sandar untuk meninggalkan pelabuhan dengan waktu singkat," jelasnya.
Selain melakukan sistem manajemen konektivitas, Bambang mengaku pelabuhan besar di Indonesia juga akan dilakukan pengerukan kolam disekitar dermaga pelabuhan.
"Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat maka alur pendalaman kolam di pelabuhan besar juga telah dilakukan secara bertahap, seperti di Semarang dan Tanjung Perak dari kedalaman minus sembilan menjadi minus 12 meter," pungkasnya. (dws)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan