Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Sempat Dirawat, Satu Korban Longsor di Karangasem Mengembuskan Napas Terakhir
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Setelah menjalani perawatan di RSUP Sanglah, satu korban selamat dalam musibah tanah longsor yang menimpa rumah warga di Banjar Dinas Ngis Kaler, Desa Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem akhirnya menghembuskan napas terakhir pada Minggu (9/7/2023).
Satu korban yang ditemukan selamat itu adalah Ni Nyoman Ririg. Ia ditemukan oleh warga dalam kondisi terjepit reruntuhan dengan mengalami cedera patah tulang kaki. Usai dievakuasi, korban sempat langsung dibawa ke RSUD Karangasem namun karena membutuhkan pertolongan lebih lanjut sehingga dirujuk ke RSUP Sanglah.
Hanya saja, takdir berkata lain. Setelah mendapat pertolongan di RSUP Sanglah, Ia dinyatakan meninggal dunia pagi ini sekitar pukul 05.00 WITA. Dengan bertambahnya korban meninggal dunia, total tiga korban penghuni rumah yang tertimbun longsor telah meninggal dunia.
Kepala Wilayah Banjar Dinas Ngis Kaler, I Ketut Suka membenarkan hal tersebut, saat ini warga dan pihak keluarga sedang mempersiapkan upacara pemakaman untuk korban.
"Ya benar, menurut informasi meninggal pagi ini sekitar pukul 05.00 WITA di RSUP Sanglah, saat ini sedang mempersiapkan upacara penguburannya," kata Suka.
Sementara itu, dua korban meninggal dunia lainnya yaitu, I Ketut Tunas yang ditemukan pada hari kejadian serta cucunya, I Komang Aditya Pratama yang ditemukan pada pencarian hari kedua telah dimakamkan oelh pihak keluarga di Setra desa adat setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1474 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1111 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 955 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 849 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik