Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Sempat Tergerus, Begini Makna Tradisi Pengantin Bali Mandi di Sungai
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebulan terakhir, ada 4 pasang pengantin asal Banjar Dentiyis, Desa Batuan, melangsungkan tradisi mandi di sungai. Sempat tergerus zaman, acara mandi di sungai ini berlangsung usai natab atau upacara.
Pemangku Pura Dalem Sukaluwih, Ketut Suandika, 54, menjelaskan tradisi mandi di sungai ini diwarisi secara turun temurun berdasarkan kuna dresta.
"Mandi ke Tukad (sungai) bagi mempelai itu wajib sebenarnya. Nunas pengelukatan Ida Bhatari Gangga untuk menyucikan mempelai secara lahir batin, dengan harapan mendapat momongan anak suputra," jelas dia.
Perkembangan zaman membuat pasangan pengantin kini hanya ke kamar mandi dan nunas Tirta dari rumah saja. "Pergeseran karena Hindu di Bali sifatnya fleksibel," jelas dia.
Adapun acara mandi di sungai ini, bukan makna yang sesungguhnya. Hanya membasuh kaki, wajah dan tangan. Tujuannya mulia, untuk membersihkan diri lahir dan batin.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan