Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Sempat Tuliskan Pesan dan Minta Maaf
BERITABALI.COM, BULELENG.
Aksi nekat yang dilakukan KS (30) Selasa (14/4) petang dengan menyeburkan diri ke dalam sumur dengan kedalaman empat meter ternyata menyimpan misteri kehidupan yang teramat sakit, semua itu terungkap dari sebuah pesan yang dituliskan sebelum melakukan aksinya.
Pesan wasiat yang dituliskan korban KS dalam sebuah kertas tersebut meminta maaf kepada keluarganya, sebab tidak akan hidup lama lantaran terkena penyakit HIV/AIDS, sehingga satu cara yang dilakukan dengan nekat melakukan bunuh diri.
“Kita temukan ada selembar surat yang dituliskan korban sebelum melakukan aksi bunuh diri, dimana dalam suratnya itu korban meminta maaf kepada orang tua danseluruh keluarganya lantaran tidak kuat menahan sakit yang terlalu lama,†ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. Nyoman Kartika.
Dalam surat tersebut, korban KS juga mengaku tidak kuat menahan sakit yang dideritanya, disamping itu perasaan malu kerap menghantuai bila bergaul dengan teman-temannya lantaran penyakit yang dideritanya,†korban memang jarang bergaul lantaran penyakit yang dideritab sejak lama itu, saya tidak menyangka bakal melakukanaksi nekat seperti itu,“ ujar Ketut Santra, kakak kandung korban.
Melihat kondisi korban yang telah lama menderita sakit kerana HIV/AIDS itu, pengawasan oleh keluarga terus dilakukan, sayangnya, dalam suasana sepi, korban yangkeseharian sebagai Pegawai Swasta itu akhirnya mengambil jalan pintas dengan menyeburkan diri kedalam sumur hingga tewas.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 536 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 388 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan