Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Senangkan Suami, Seorang Ibu Bunuh Bayi Perempuannya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang ibu di Mesir ditangkap oleh pihak berwenang setelah tega membunuh bayinya sendiri dengan menenggelamkannya di bak air demi menyenangkan suaminya.
Menyadur Gulf News, Jumat (16/7/021) insiden tersebut terjadi di kota Abu Al Matamir, Kegubernuran El Beheira, di bagian utara Mesir.
Kasus tersebut pertama kali terungkap ketika seorang inspektur kesehatan yang memeriksa kematian seorang bayi, curiga akan penyebab kematiannya.
Ibu bayi tersebut mengatakan kepada inspektur bahwa bayinya tersebut meninggal karena sakit. Kondisinya sudah dimakamkan.
Atas kecurigaan tersebut, sang inspektur dari kantor polisi Abu Al Matamir melaporkan kepada Departemen Keamanan El Beheira.
Jaksa Abu Al Matamir memerintahkan untuk menggali makam bayi tersebut tiga hari setelah dikebumikan untuk melakukan otopsi dan menyelidiki penyebab kematiannya.
Tim detektif yang dipimpin oleh Mayor Jenderal Mohamed Shaarawy, Direktur Departemen Investigasi Kriminal, menyimpulkan bahwa ada dugaan kriminal atas kematian bayi tersebut.
Sang ibu yang diketahui bernama Sara, akhirnya mengaku telah membuang bayi perempuannya hidup-hidup ke dalam tangki air sampai meninggal.
Sara mengungkapkan jika ia tega membunuh bayinya karena suaminya tidak ingin memiliki anak perempuan dan demi menyenangkan hatinya.
Wanita yang baru menikah tersebut langsung ditangkap oleh pihak berwenang dan saat ini sedang diselidiki lebih lanjut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1472 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1111 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 955 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 849 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik