Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Seorang Ayah Lempar Bayi Umur 2 Bulan Untuk Hindari Polisi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang ayah di Singapura tega melempar anaknya sendiri untuk menghindari polisi. Bayi perempuan berusia 2 bulan itu langsung ditangkap oleh petugas dan sang ayah berhasil kabur.
Menyadur Mothership Rabu (28/07), pria ini ternyata memiliki sejumlah catatan kriminal di kantor polisi dan itu yang mendorongnya untuk kabur tanpa pikir panjang.
Awalnya, pria ini datang ke pos polisi untuk membuat laporan tentang kecelakaan yang melibatkan mobil perusahaan pada 18 Januari 2020. Dia datang bersama istri dan anak-anaknya.
Ketika petugas memeriksa identitasnya, mereka menemukan bahwa pria itu dicari polisi karena tak hadir saat tes urin pada Juli 2019, terkait kasus narkoba. Sejak saat itu, ia dinyatakan sebagai buronan.
Sebelumnya, ia juga memiliki catatan kriminal pernah melakukan KDRT pada istrinya yang baru saja melahirkan.
Jadi ketika ia datang ke pos polisi untuk mengurus kasus kecelakaan, pria itu langsung menyadari jika petgas bisa melacak riwayat kriminalnya. Ia langsung curiga karena banyak petugas yang datang ke pos polisi itu.
Tanpa diduga, ia melempar bayi dalam gendongannya ke arah polisi lalu kabur. Petugas berhasil menangkap bayinya dan memberinya pada seorang rekan lalu melanjutkan pengejaran.
Pria itu berhasil ditangkap dekat Pos Polisi Hong Kah North Neighborhood sementara bayinya tidak terluka, lapor CNA. Ia akhirnya dijatuhi hukuman 17 tahun penjara atas berbagai kejahatan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun