Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Seorang Pria Tewas Usai Jatuh dari Komidi Putar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria meninggal setelah terjatuh dari sebuah wahana ayunan di sebuah pasar malam pada Kamis (11/11/2021).
Insiden tersebut terjadi di dekat pusat perbelanjaan Cheras Selatan, Selangor, Malaysia.
Wakil Kepala Kepolisian Kajang mengatakan polisi mendapat laporan tentang kejadian tersebut pada pukul 12.05 waktu setempat.
"Saksi memberi tahu dua pria jatuh dari wahana permainan ayunan," jelas Inspektur Mohd Nasir Drahman.
"Salah satu korban berusia 39 tahun dan sudah dipastikan tewas oleh petugas medis yang tiba di lokasi kejadian. Seorang korban lainnya berusia 30-an mengalami luka-luka," katanya.
Mohd Nasir mengatakan jika jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Tuanku Muhriz Rektor (HCTM), Cheras untuk diautopsi.
Polisi juga sudah membawa satu korban luka ke Rumah Sakit Kajang untuk menjalani perawatan, belum diketahui kondisinya lebih lanjut.
Mohd Nasir mengatakan, penyelidikan di lokasi tidak menemukan unsur pidana dan sejauh ini kasusnya tergolong kematian mendadak.
"Namun, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kejadian tersebut apakah ada unsur kelalaian dari pihak pemilik pasar malam atau korban sendiri," pungkasnya.
Pihak pengelola taman hiburan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1579 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1192 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1038 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 912 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah