Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Seorang Remaja Memasukkan Jarum ke Saluran Kemih
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang remaja di provinsi Jiangsu, China memasukkan jarum jahit ke saluran kemih dan membiarkannya berada di sana selama 8 minggu.
Remaja berumur 13 tahun ini dilarikan ke rumah sakit karena kesakitan dan berdarah ketika buang air kecil. Menurut Public & News Channel Jiangsu TV, laki-laki yang tak disebutkan namanya ini mengaku memasukkan jarum ke dalam uretra karena penasaran.
Jarum yang katanya telah berada di tubuhnya selama dua minggu dicabut dengan proses pembedahan yang berlangsung lebih dari satu jam.
“Dia hanya datang ke sini karena dia tidak tahan lagi dengan rasa sakitnya,” kata Guo Yunfei, dokter dari Rumah Sakit Anak Universitas Kedokteran Nanjing.
"Kami melihat jarum setelah memberinya pemeriksaan X-ray. Itu sangat panjang dan sudah cukup dalam."
Dokter memperingatkan bahwa memasukkan benda ke dalam uretra sangat berbahaya karena benda asing tersebut dapat menyebabkan infeksi dan pendarahan saluran kemih.
Namun dia juga mengatakan hal itu kerap dilakukan oleh remaja, yang bereksperimen dengan tubuh mereka selama periode perubahan fisik.
“Kami menerima pasien muda seperti itu setiap tahun dengan segala macam hal aneh," ujarnya.
"Yang paling sering kami lihat di masa lalu adalah kabel listrik dan kabel earphone."
"Ada juga beberapa kasus dengan jarum dan manik-manik magnet,” katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3415 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1310 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 921 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 843 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 683 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun