Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Seorang Wanita Operasi Payudaranya Karena Terlalu Besar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang perempuan di Inggris mencari bantuan untuk biaya operasi payudaranya setelah ditolak oleh Layanan Kesehatan Nasional (NHS).
Menyadur The Sun Selasa (3/8/2021), Esme Clemson harus meminta bantuan untuk biaya operasi pengurangan ukuran payudaranya.
Perempuan 20 tahun tersebut memiliki ukuran payudara sekitar delapan cup lebih besar dari rata-rata untuk usianya.
Perempuan dari Wolverhampton tersebut bahkan menderita sakit punggung hingga hingga pelecehan akibat payudaranya.
"Ini bukan berkah. Payudara saya tidak kencang, kendur, terkulai, ada stretch mark di sekitarnya, tidak menarik atau bagus untuk dilihat." jelas Esme.
Esme mengaku pernah mengalami kecelakaan akibat payudaranya. Saat dia membungkuk di atas panggangan untuk membersihkannya, payudaranya menyentuh bagian logam yang panas.
Esme juga mengungkapkan bahwa dia menderita jerawat di sekitar payudaranya, yang dia yakini disebabkan oleh ukuran yang terlalu besar.
"Karena ada banyak kulit di sekitar tubuh dan dada saya, keringat menumpuk dan saya mengalami jerawat di area tertentu," ungkapnya.
Selain masalah fisik, Esme juga mengaku kerap dilecehkan oleh teman-teman sekelasnya. Ia mengaku dijuluki si payudara besar.
"Saya memiliki lebih banyak teman laki-laki daripada perempuan dan payudara saya selalu menjadi bahan lelucon atau topik pembicaraan mereka," ungkap Esme.
"Orang-orang akan selalu melebih-lebihkannya. Saya selalu disebut payudara besar dan hal-hal seperti itu. Itu membuat saya sedikit terluka," lanjutnya.
Esme telah meminta NHS untuk melakukan operasi mengurangi ukuran payudaranya sejak 2018, namun dokter berulang kali mengatakan kepadanya bahwa dia tidak bisa dioperasi karena kelebihan berat badan dan berusia di bawah 21 tahun.
Seorang juru bicara Black Country dan West Birmingham Clinical Commissioning Group mengatakan: "pasien harus memenuhi kriteria kelayakan untuk operasi pengurangan payudara, yang mencakup memiliki BMI stabil 27 atau kurang, sejalan dengan pedoman nasional."
Dia kemudian berusaha menurunkan berat badan dan berharap akan menjalani operasi tahun ini. Namun, dia diberitahu pada bulan April bahwa ia belum bisa dioperasi.
Esme kemudian meminta sumbangan untuk membantunya membayar perawatan secara pribadi. "Saya tidak punya uang untuk membayar operasi secara pribadi." ungkap Esme.
Esme berharap setelah payudaranya dioperasi, ia dapat kembali beraktifitas tanpa harus khawatir akan dampak dari payudaranya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 845 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 773 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 747 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 392 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun