Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 19 Mei 2026
Seorang Warga Melaya Jembrana Meninggal Saat Perbaiki Kabel Listrik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya Jembrana meninggal dunia di tempat, Senin (03/02/2020) sore. Warga malang tersebut diketahui bernama I Ketut Mirpon (75). Korban diduga tersengat listrik saat hendak memperbaiki kabel listrik bangunan kebun miliknya.
[pilihan-redaksi]
Dari informasi yang dihimpun, Korban yang menetap di Banjar Puseh Desa Tuwed tersebut sebelum tewas berusaha memperbaiki saklar listrik di salah satu kamar tidurnya dengan I Gede Witono (43). Korban dengan Witono berusaha memperbaiki cuk listrik. Kemudian Witono bermaksud keluar untuk mencabut cuk listrik yang jaraknya sekitar 30 meter.
Tidak diketahui kapan korban tersengat listrik, karena korban diketahui sudah meninggal dalam posisi berdiri oleh istrinya saat itu sedang masuk kamar. Istri korban Nurhayati sempat memanggil dan menyentuh korban ternyata korban tidak bergerak.
Kasar Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita membenarkan kejadian tersebut, menurutnya dari keterangan saksi kuat dugaan korban meninggal dunia tersengat arus listrik saat memperbaiki cuk listrik.
"Korban sudah sempat diberikan pertolongan pertama oleh saksi kemudian dilarikan ke puskesmas setempat untuk tindakan selanjutnya, tapi nyawa korban tidak tertolong" terang AKP Yogie Pranagita.
Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka setelah pihak keluarga menolak untuk melakukan otopsi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1585 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1196 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1044 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 915 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah