Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Seorang Warga Melaya Jembrana Meninggal Saat Perbaiki Kabel Listrik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seorang warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya Jembrana meninggal dunia di tempat, Senin (03/02/2020) sore. Warga malang tersebut diketahui bernama I Ketut Mirpon (75). Korban diduga tersengat listrik saat hendak memperbaiki kabel listrik bangunan kebun miliknya.
[pilihan-redaksi]
Dari informasi yang dihimpun, Korban yang menetap di Banjar Puseh Desa Tuwed tersebut sebelum tewas berusaha memperbaiki saklar listrik di salah satu kamar tidurnya dengan I Gede Witono (43). Korban dengan Witono berusaha memperbaiki cuk listrik. Kemudian Witono bermaksud keluar untuk mencabut cuk listrik yang jaraknya sekitar 30 meter.
Tidak diketahui kapan korban tersengat listrik, karena korban diketahui sudah meninggal dalam posisi berdiri oleh istrinya saat itu sedang masuk kamar. Istri korban Nurhayati sempat memanggil dan menyentuh korban ternyata korban tidak bergerak.
Kasar Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita membenarkan kejadian tersebut, menurutnya dari keterangan saksi kuat dugaan korban meninggal dunia tersengat arus listrik saat memperbaiki cuk listrik.
"Korban sudah sempat diberikan pertolongan pertama oleh saksi kemudian dilarikan ke puskesmas setempat untuk tindakan selanjutnya, tapi nyawa korban tidak tertolong" terang AKP Yogie Pranagita.
Kemudian jenazah korban dibawa ke rumah duka setelah pihak keluarga menolak untuk melakukan otopsi.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 571 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 432 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan