Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Sepi Pembeli, 707 Pedagang Tinggalkan Pasar Rakyat Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasar Rakyat Gianyar yang baru dibangun dan berdiri megah ditinggalkan oleh 707 pedagang. Mereka memilih tidak jualan karena pasar lengkap dengan lift dan eskalator itu sepi pembeli.
Kepala Pasar Rakyat Gianyar, Nengah Mawa Arnata, menjelaskan pedagang yang tidak jualan telah diwarning. Sejak pemberian warning pertama sampai ketiga, hanya sedikit pedagang yang mengindahkan surat peringatan tersebut.
“Ketika diberikan warning pertama, banyak yang mau jualan, dan ketika warning ketiga hanya sedikit yang mengindahkan warning tersebut,” ujarnya.
Sedangkan untuk tetap ramai dan berjualan pedagang, seluruh pedagang pedagang yang masih berjualan di luar PRG sudah diminta berjualan di PRG.
“Kami di PRG sudah berusaha, namun untuk keseriusan dan hak pedagang, maka usulan kami hak berjualan mereka akan dicabut,” jelasnya.
Dari data, jumlah Toko sebanyak 143 yang belum berjualan sebanyak 91 pedagang. Kios sebanyak 18, yang belum berjualan sebanyak 18, Lantai dasar sebanyak 254 lapak yang belum berjualan sebanyak 30 pedagang.
Selanjutnya, data pedagang tidak mau jualan sudah dikirim ke Disperindag untuk mendapat tindak lanjut. “Keputusan akhir ada di Bu Kadis. Kalau dicabut, maka kami akan membuat kajian lagi bagaimana mencari 707 pedagang baru,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3505 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1322 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 691 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun