Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Serang Rai Mantra, Berita Kondisi SD 3 Sesetan Denpasar Tahun 2014 Kembali Diputar
Sabtu, 12 Mei 2018,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kepala Sekolah SD 3 Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan, Ni Luh Purningsih, menyesalkan isi siaran berita salah satu televisi yang kemudian diputar kembali hanya untuk menyerang salah satu pasang calon yang saat ini sedang bertarung di Pilgub Bali kali ini.
[pilihan-redaksi]
Saat dikonfirmasi terkait dengan berita soal SD 3 Denpasar yang kondisi bangunan fisiknya memprihatinkan dan siswanya belajar lesehan tanpa bangku, Purningsih mengaku jika kondisi itu terjadi tahun 2014 lalu.
"Itu berita lama yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kami sangat tidak terima karena isu itu dijadikan komoditas politik, yang kasusnya sudah terjadi beberapa tahun silam. Kalau tidak percaya, kami minta yang menyebarkan gambar tersebut datang ke sekolah dan melihat secara langsung," ujarnya di Denpasar, Jumat (11/5/2018).
Ia menyesalkan informasi yang viral di media sosial tentang kondisi sekolahnya. Menurutnya, berita itu sudah terjadi tahun 2014 lalu dan sekarang disiarkan lagi. Padahal sekolah itu sudah dibangun kembali dan kondisi saat berita itu disiarkan 4 tahun lalu itu memang karena bangunan sedang dalam proses perbaikan.
"Saat itu memang demikian. Tetapi itu hanya berlangsung selama sekitar satu minggu. Sebab, sudah ada anggaran dari Pemkot Denpasar untuk menanggulanginya," ujarnya.
Sementara Plt UPT Bidang Pendidikan Kecamatan Denpasar Selatan Ni Nyoman Karmianingsih mengatakan, kondisi yang sesungguhnya saat itu, yakni saat dimana selama beberapa waktu siswa belajar lesehan di ruang kelas yang tidak kondusif. Saat itu ada proses re-grouping, sehingga antara SD 10 Sesetan dengan SD 3 Sesetan dilebur menjadi satu sekolah.
Di saat terjadi merger itulah, terjadi overload siswa karena terjadi penambahan jam pelajaran, maka sebagian siswa memang ditempatkan di sekolah atau ruang kelas yang tidak memiliki bangku. "Semua anggaran sudah ada. Semua sedang berjalan, tetapi saat itu memang ada beberapa media yang mengangkatnya. Lalu menjadi heboh. Tetapi hebohnya hanya beberapa waktu, karena memang Pemkot Denpasar sudah meresponnya sejak awal. Dan seminggu kemudian, bangku sudah ada," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Ia mempertanyakan kebenaran informasi yang diviralkan di media sosial. Berita yang sudah sangat lama kemudian disebar kembali, seolah-olah berita itu barusan ditayang. Ia juga menyayangkan kenapa berita itu diviralkan di saat politik seperti ini.
"Jangan sampai menjadikan lembaga pendidikan sebagai isu politik, tetapi faktanya tidak sesuai dengan yang ada di lapangan. Kami minta orang yang menyebarkan berita hoax seperti ini segera kembali ke jalan yang benar, dan Tuhan akan membalasnya,'" ujarnya.
Menurutnya, sejak kasus ini mencuat ke permukaan, sebenarnya Walikota Denpasar (non aktif) yakni Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra sudah langsung turun saat tahun 2014 lalu.

"Pak Walikota respon sangat cepat. Beliau langsung ke sekolah, dan bertanya kenapa sampai terjadi seperti ini. Waktu itu kami jelaskan kondisi yang sebenarnya. Pak Walikota tidak marah. Dan seminggu kemudian datang bangku-bangkunya," ujarnya.
Sekarang SD 3 Sesetan sudah dibangun 2 lantai dan dalam kondisi terawat dengan baik. Sementara ruangan yang tampak di gambar yang viral itu saat ini sudah tidak dipakai lagi dan akan dibongkar. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8476 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5827 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026