Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Seribu Warga Kaltim Diundang di Upacara 17 Agustus di IKN
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak seribu warga Kalimantan Timur (Kaltim) bakal mendapatkan undangan khusus untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni mengatakan seribu orang ini dianggap sebagai perwakilan warga Kaltim.
"Seribu orang sebagai representasi warga dan elemen masyarakat Kalimantan Timur bisa terwakili, dan kita serahkan kepada Kesbangpol Kaltim untuk mengakomodir," kata Sri Wahyuni di Samarinda, Sabtu (13/7) seperti dilansir dari Antara.
Menurutnya saat ini Pemprov Kaltim terus berupaya mempersiapkan kesuksesan penyelenggaraan detik- detik proklamasi untuk pertama kali di luar Jakarta itu.
Untuk itu, Kesbangpol diminta mengundang pimpinan ormas, difabel, tokoh agama, pemuda, wanita dan tokoh atau pemuka adat. Termasuk Dinas Kominfo mengundang pimpinan media lokal.
Sementara untuk transportasi, Sri meminta Dishub Kaltim berkoordinasi dengan Polda Kaltim, terkait ketersediaan bus.
"Diinformasikan Kemenhub akan menyediakan 97 bus untuk rombongan VIP," sebutnya.
Pemprov Kaltim akan memasang umbul-umbul dan bendera guna memeriahkan dan menyemarakkan peringatan proklamasi kemerdekaan RI dari mulai Bandara Sepinggan sampai Sepaku.
"Umbul-umbul dan baliho dipersiapkan (dipasang) sejak awal Agustus," ujarnya.
Upacara HUT ke-79 RI tahun 2024 ini akan digelar pertama kali di luar Jakarta yang di IKN sebagai ibu kota negara baru. Di Jakarta juga tetap digelar pelaksanaan ucapara HUT RI ini. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 341 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 273 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun