Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Setahun Kepemimpinan Bupati Satria-Wabup Tjok Surya, Infrastruktur dan Budaya Jadi Prioritas
bbn/dok Humas Klungkung/Setahun Kepemimpinan Bupati Satria-Wabup Tjok Surya, Infrastruktur dan Budaya Jadi Prioritas.
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Kepemimpinan I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra genap memasuki satu tahun masa pengabdian pada 20 Februari 2026.
Dalam periode tersebut, berbagai program pembangunan sebagai penjabaran visi dan misi Pemerintah Kabupaten Klungkung mulai direalisasikan secara bertahap.
Meski belum mencakup seluruh target yang direncanakan, pelaksanaan pembangunan difokuskan pada program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Klungkung.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Klungkung merealisasikan sejumlah pembangunan infrastruktur strategis, di antaranya rehabilitasi ruas jalan di wilayah Klungkung daratan, perbaikan saluran irigasi subak, serta penanganan infrastruktur pendukung lainnya.
Di wilayah kepulauan Nusa Penida, perbaikan difokuskan pada sebagian ruas jalan utama Sebunibus, senderan jalan menuju Kristal Bay yang sebelumnya jebol sekaligus pelebaran pada tanjakan, serta pembuatan badan jalan menuju Broken Beach yang direncanakan akan diaspal pada tahun 2026.
Perbaikan juga menyasar akses vital lainnya seperti sebagian jalan menuju Kelingking, Penutuk, Banjar Buluh, ruas Sedehing–Sekartaji, serta sebagian jalan menuju Atuh, termasuk pemeliharaan rutin pada sejumlah ruas jalan berlubang. Infrastruktur penting lainnya yang turut diperbaiki adalah Jembatan Kuning penghubung Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.
Di bidang kesehatan, pembangunan difokuskan pada peningkatan sarana dan prasarana pelayanan. Program yang direalisasikan meliputi pembangunan gedung ruang VIP dan Kelas I di RSUD Gema Santi, pembangunan ruang bersalin di Puskesmas II Jungut Batu, serta pembangunan gedung Pustu di Desa Lembongan guna mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat kepulauan.
Selain itu, dilakukan pula pembangunan gedung rumah duka dan penambahan ruang hemodialisis (HD) di RSUD Klungkung, penambahan alat kesehatan, serta kerja sama dengan BPJS Kesehatan guna menjaga kesinambungan program Universal Health Coverage (UHC) bagi masyarakat Klungkung.
Sektor pendidikan juga menjadi perhatian pada tahun 2025, melalui pembangunan sejumlah Gedung TK Negeri serta perbaikan ruang kelas dan ruang belajar di beberapa sekolah untuk menunjang kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.
Pada sektor persampahan, pemerintah mengoptimalkan operasional TOSS Center Karangdadi serta merealisasikan pembangunan TPST Jungut Batu lengkap dengan mesin pengolahan sampah. Selain itu, dibangun pula TPST Biaung beserta fasilitas pengolahan sampah sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu, khususnya di wilayah kepulauan.
Baca juga:
Bupati Satria Tinjau 9 Proyek Pembangunan di Klungkung, Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu
Sementara pada sektor layanan air bersih, dilakukan pemasangan jaringan sambungan rumah di Desa Tanglad serta pembangunan gedung dan jaringan air bersih berteknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Desa Jungut Batu untuk mengolah air laut menjadi air bersih.
Di bidang pelestarian adat, tradisi, dan budaya, Pemerintah Kabupaten Klungkung meluncurkan sejumlah program strategis sebagai bentuk keberpihakan terhadap kearifan lokal. Salah satunya peningkatan santunan Program Pitra Bakti dari Rp1.000.000 menjadi Rp2.000.000.
Selain itu, diluncurkan pula Program Ngaben Massal dengan bantuan Rp5.000.000 per sawa, maksimal untuk 30 sawa dalam satu kegiatan. Apabila jumlah peserta melebihi 30 sawa, bantuan tetap dihitung untuk 30 sawa dengan total maksimal Rp150.000.000 per kegiatan.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Klungkung juga meluncurkan program bantuan pembuatan ogoh-ogoh bagi Sekaa Teruna sebesar Rp5.000.000 per Sekaa Teruna yang berpartisipasi dalam pembuatan ogoh-ogoh pada perayaan Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi. Program ini diharapkan mendorong kreativitas generasi muda sekaligus menjaga kelestarian tradisi budaya Bali.
“Berbagai program pembangunan yang telah direalisasikan merupakan wujud nyata komitmen kami, dalam menghadirkan pembangunan yang menyeluruh dan berkeadilan. Melalui sinergi pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pelestarian adat dan budaya, kami terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjaga jati diri budaya Klungkung secara berkelanjutan,” ujar Bupati Satria.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 394 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 346 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang