Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
SIG Pasok 76.000 Ton Semen untuk Pembangunan Bendungan Sidan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG telah memasok 76.000 ton bahan bangunan semen dalam pembangunan Bendungan Sidan di Bali, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Bendungan ini bertujuan menjaga pasokan air bersih bagi jutaan masyarakat di Denpasar dan sekitarnya.
Corporate Secretary Semen Indonesia, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa Bendungan Sidan merupakan infrastruktur vital yang memiliki dampak luas bagi masyarakat, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
"SIG terus berkontribusi dalam pembangunan nasional seperti Bendungan Sidan yang memiliki peranan strategis untuk mendukung terwujudnya swasembada air dan energi yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (15/3).
Ia menambahkan bahwa keterlibatan SIG dalam proyek ini juga sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir agar BUMN turut berperan dalam pembangunan infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Bendungan Sidan yang terletak di Kabupaten Badung, Gianyar, dan Bangli ini merupakan bendungan tipe zonal dengan inti tegak aspal. Bendungan ini memiliki panjang 197 meter dan tinggi 68 meter, dengan sumber air utama berasal dari Sungai Ayung.
Bendungan berkapasitas 3,82 juta m³ ini akan menyediakan air baku sebanyak 1.750 liter per detik untuk empat daerah di Bali, yakni Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan, dengan total penerima manfaat sekitar 1,3 juta jiwa.
Selain sebagai penyedia air baku, Bendungan Sidan juga akan difungsikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) dengan kapasitas 0,65 MW. Selain itu, terdapat potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung yang mencakup 20% dari luas genangan dengan kapasitas hingga 8 MW. Bendungan ini juga dilengkapi terowongan pengelak sebagai pengendali banjir.
Vita menegaskan bahwa produk semen dari SIG memiliki keunggulan yang telah terbukti pada berbagai proyek strategis nasional.
"Semen SIG mudah diaplikasikan dan memiliki daya rekat tinggi, sehingga mempermudah proses pengerjaan konstruksi dengan hasil akhir beton yang kuat," jelasnya.
Lebih lanjut, semen dari SIG tergolong sebagai semen hijau dengan tingkat emisi karbon hingga 38% lebih rendah dibandingkan semen konvensional. Selain itu, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) produk ini juga sangat tinggi, mencapai 96,95%. (sumber: kontan.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 806 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 699 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 520 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 502 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik