Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Siswa SMP Meninggal Dunia di RSUD Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah merengut korban seorang Guru SD di Seririt dan Siswa Kelas VI di Dencarik, Virus Rabies di Buleleng kembali menelan korban jiwa. Seorang pelajar kelas III SMP Satu Atap di Kecamatan Banjar meninggal dunia di RSUD Buleleng dengan
gejala mirip rabies.
[pilihan-redaksi]
Korban Rabies, Putu Yuli Antara Yasa (16) yang beralamat di Desa Tigawasa Kecamatan Banjar dibawa ke Rumah Sakit dengan kondisi kritis pada Senin malam, hingga kemudian Selasa pagi, siswa kelas III SMP Satu Atap ini meninggal dunia.
"Pasien datang dalam kondisi kritis dengan gejala mirip rabies dan korban menunjukkan gajala perilaku mirip pasien yang terkana virus rabies. Dari jejak rekam medis yang bersangkutan sempat digigit setahun lalu sebanyak dua kali, namun tidak sempat disuntik vaksi anti rabies," ungkap Direktur RSUD Buleleng, dr. Nyoman Mardana Rabu (4/5).
Untuk memastikan Yuli Antara Yasa meninggal dunia akibat virus rabies, RSUD Buleleng telah mengirimkan sample darah ke RS Sanglah," biasanya satu minggu kedepan hasil tes sample
darah akan dikembalikan untuk memastikan apakah yang bersangkutan terkena rabies atau terserang penyakit lain," papar Mardana.
Kuat dugaan Siswa kelas III SMP itu meninggal dunia akibat virus
rabies berdasarkan gejala-gejala dan prilaku yang ditunjuk saat dibawa ke Unit Gawat Darurat RSUD Buleleng. Korban merasa ketakutan dengan air. Kondisi badanya panas dan kerap mengeluarkan air liur.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3287 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 914 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 834 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 671 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun